SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan mulai melakukan turun ke bawah (turba) ke sejumlah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) di tingkat kecamatan.
Mengawali turban kali ini, dengan mengumpulkan 3 MWC NU di wilayah Pantura, meliputi MWC NU Kecamatan Paciran, Brondong dan Solokuro, dan di tempatkan di Aula MWC NU Solokuro, pada Senin (22/12/2025).
Baca juga: Sapta Krida 7 Program Unggulan PCNU, Dapat Dukungan Penuh dari Pemkab Lamongan
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menyamakan arah gerak program keumatan dan kebangsaan.
Ketua PCNU Lamongan Gus Syahrul Munir menegaskan, turba menjadi bagian penting, untuk memastikan roda organisasi berjalan selaras dari tingkat cabang hingga ranting. Melalui pertemuan langsung dengan jajaran MWC NU, PCNU ingin mendengar aspirasi, masukan, serta berbagai dinamika yang berkembang di lapangan.
“Turba ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi ruang dialog dan evaluasi bersama agar program-program NU benar-benar menyentuh kebutuhan warga nahdliyin,” ujarnya.
Selain konsolidasi struktural, kegiatan turba juga dimanfaatkan untuk penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, penguatan kelembagaan badan otonom, serta sinkronisasi program kerja PCNU dengan MWC NU.
Baca juga: Rais Syuriyah PBNU Dzuriyah Syaikhona Kholil Lantik PCNU Lamongan
Dimana PCNU Lamongan menyampaikan program unggulan seperti dalam Sapta Krida yakni, penguatan kaderisasi untuk peningkatan sosial ekonomi, pembangunan sumber daya manusia, modernisasi tata kelola aset, hingga gerakan infaq dan sedekah.
Salah satunya yang kini menjadi konsentrasi adalah
menyelesaikan pembangunan Masjid Gus Dur di Plosowhayu. Karena itu PCNU mengajak MWC se-Kabupaten bersama masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong mewujudkannya.
Sejumlah pengurus MWC NU menyambut positif agenda turba tersebut. Mereka menilai kehadiran langsung pengurus PCNU dapat meningkatkan semangat khidmah, serta mempererat hubungan struktural antar tingkatan kepengurusan.
Hadir dalam Turba pertama ini Rais Syuriyah KH. Salim Ashar bersama dengan jajaranya, juga ketua Tanfidziah Gus Syahrul Munir juga dengan beberapa pengurus harian.
Baca juga: Ucapan Karangan Bunga diganti Sedekah Pohon, Cara PCNU Lamongan Ingatkan Pentingnya Melestarikan Lin
Sekedar diketahui, turba PCNU Lamongan akan dilakukan secara bertahap ke seluruh MWC NU se-Kabupaten Lamongan selama 5 hari. Diawali dari MWC NU wilayah Pantura, dan pada Selasa (23/12/2025) akan menyapa MWC NU Kecamatan Laren, Karenggeneng dan Kalitengah yang di tempatkan di Karanggeneng.
Selanjutnya pada Rabu (24/12/2025) turban ke MWC NU Karangbinangun, Glagah dan Deket, yang di tempatkan di Karangbinangun. Di hari ke empat pada Kamis (25/12/2025) jajaran PCNU juga Turba di 3 MWC NU yakni Turi, Lamongan, Tikung yang di tempatkan di Tikung. Turban trakhir akan di laksanakan di MWC NU Kecamatan Kembangbahu, Sarirejo dan Mantup yang digelar di Mantup pada Jum'at (26/12/2025). jir
Editor : Desy Ayu