SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan masa khidmah 2025-2030 resmi dilantik dan dibaiat oleh Rais Syuriyah PBNU, KH. Imam Buchori Cholil yang juga dzuriyah Syaikhona Kholil Bangkalan, Sabtu (22/11/2025) di Sport Center/GOR Lamongan.
Pelantikan yang digelar ini menjadi momen penting bagi jam’iyyah Nahdlatul Ulama Lamongan. Pasalnya, selain kehadiran tokoh-tokoh PBNU, prosesi tersebut juga disaksikan jajaran masyayikh, para kiai, badan otonom NU, serta ribuan warga nahdliyin.
Hadir juga dalam pelantikan PCNU dan juga lembaga-lembaganya itu, adalah bupati Yuhronur Efendi, beserta Wabup Dirham Akbar Aksara, beserta anggota Forum pimpinan daerah (Forkopimda).
Sebelum dibaiat, terlebih dahulu SK dibacakan oleh KH. Taufiq Jalil wakil ketua PWNU Jawa Timur, SK PBNU Nomor 4541/PB.01/A.II.O1.45/99/10/2025, komposisi personalia kepengurusan PCNU yang terdiri dari 9 Mustasyar salah satunya Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, 20 jajaran Syuriyah, 11 A'wan, dan pengurus harian Tanfidziah 25 orang.
Usai SK dibacakan, pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziah dipersilahkan naik ke panggung untuk Dikuhkukan atau di baiat, sebagai langkah awal untuk memulai pengabdian di NU untuk ummat dan bangsa.
Sementara itu, pelantikan ini menandai resmi dimulainya kepemimpinan baru PCNU Lamongan dengan KH. Salim Azhar sebagai Rais Syuriyah dan Gus Syahrul Munir sebagai Ketua Tanfidziah, untuk menjalankan 7 program unggulan dengan Sapta Krida yang sudah dituangkan dalam raker beberapa Minggu yang lalu.
Adapun tujuh program prioritas yang disepakati meliputi: Pembangunan NU center dan Masjid KH. Abdurrahman Wahid; Konsolidasi Jamiyyah, Pendidikan bermutu; Kemandirian ekonomi; Gerakan sosial mabarrot; Sadar aset dan Gisnu.
Gus Syahrul Munir menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah titik awal perjalanan penting yang akan menentukan wajah NU Lamongan selama lima tahun ke depan. "Dimulainya perjalanan baru mempertaruhkan bagaimana wajah NU Lamongan hingga 5 tahun kedepan."
Ia juga menegaskan bahwa NU harus selalu hadir di tengah masyarakat dengan rasa percaya diri dan bermartabat, menjadi jangkar moral sekaligus motor kemajuan daerah.
KH. Salim Azhar dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk segera tancap gas dalam melaksanakan program. Meski sebelumnya sejumlah agenda kegiatan PCNU telah berjalan tanpa harus menunggu SK telah berjalan.
Ia juga mengingatkan untuk menggunakan anggaran sesuai dengan alokasi yang telah direncanakan, karena program besar masih menunggu untuk dijalankan.
Hadir juga KH. Matin Djawahir wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur. Prosesi pelantikan berlangsung lancar dan penuh khidmat, ditandai pembacaan baiat, penyerahan SK, serta ikrar komitmen pengurus baru untuk menguatkan program keumatan, pemberdayaan ekonomi warga, hingga penguatan pesantren dan lembaga pendidikan NU di Lamongan.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, PCNU Lamongan diharapkan semakin mampu menjadi penggerak besar bagi kebangkitan sosial-keagamaan dan kemajuan warga nahdliyin di wilayahnya.jir
Editor : Moch Ilham