SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah yang telah berkontribusi tercapainya swasembada pangan tahun 2025, dengan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) per tanggal 31 Desember 2025, capaian LTT Lamongan adalah 193.786 hektar atau 100,73 persen.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, saat melangsungkan tasyakuran bersama Gabungan Kelompok Tani secara bersamaan dengan menyaksikan Zoom panen raya dan pengumuman swasembada pangan 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (7/1/2026) di Ruang Command Center Pemkab Lt.3
Baca juga: Perusahaan Enggan Bersinergi dalam Penyaluran CSR Harus Ditindak Tegas
Disebutkan oleh Dirham, bahwa keberhasilan Negara Republik Indonesia dalam mencapai swasembada pangan, tidak lepas dari keseriusan Kabupaten Lamongan dalam mengelola potensi pertanian.
Meskipun diberikan target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar dari nasional adalah 192.373 hektar. Dengan luas baku sawah di Lamongan hanya 96,095,5 hektar.
Baca juga: Aksi Nyata Swasembada Pangan, Produksi Padi di Malang Surplus 80 Ribu Ton
Komitmen tersebut diaktualisasikan dengan melakukan ragam upaya untuk meningkatkan produktivitas padi. Diantaranya ialah dengan gencar menyediakan bibit berkualitas, pembangunan perbaikan atau rehabilitasi jaringan irigasi baik primer, sekunder, dan tersier embung serta sumur dalam maupun dangkal
Juga optimalisasi potensi lahan sawah dan bukan sawah untuk ditanami padi (wilayah rawa, lahan bera, dan perhutanan sosial), penyediaan pompa, pendampingan melalui sekolah lapang baik SL GAP, SL PHT dalam rangka agar budidaya padi bisa dikawal sampai panen dengan hasil yang baik.
Tidak hanya itu, upaya lain juga dilakukan dengan penyusunan jadwal tanam di setiap kecamatan, monitoring lapangan harian, hingga identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alsintan. Bahkan Pemkab Lamongan sudah mencanangkan penggunaan dana desa minimal 20 persen untuk pertanian, dan rencananya akan kami gunakan untuk pelaksanaan sekolah lapang. Yang mana tujuannya agar kemampuan petani lebih maksimal dalam mengelola dan mengatasi masalah pertanian.
Baca juga: Swasembada Pangan Jadi Bukti Sinergi Pusat dan Daerah, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Terima Kasih
"Kerja keras seluruh petani di Lamongan berhasil dalam mewujudkan swasembada pangan. Semoga capaian ini menjadi acuan semangat untuk memaksimalkan potensi pertanian di Kabupaten Lamongan," tutur Mas Dirham sapaan akrabnya.
Diungkapkan oleh Mas Dirham, capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Lamongan berhasil lampaui target nasional. Per tanggal 31 Desember 2025, capaian LTT Lamongan adalah 193.786 hektar atau 100,73 persen. jir
Editor : Moch Ilham