Ultimatum Satpol PP: THM Tak Berizin di Kota Madiun Bakal Ditutup

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Pemerintah Kota Madiun bersikap tegas menyikapi maraknya peredaran minuman keras (miras). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun, Agus Purwo Widagdo, menegaskan tempat hiburan malam (THM) yang belum mengantongi izin resmi dipastikan akan ditutup. 

Penegasan itu disampaikan Agus di tengah sorotan publik terhadap sejumlah kasus yang diduga dipicu peredaran miras di Kota Madiun dalam beberapa pekan terakhir. 

Baca juga: Dua Kali Berkirim Surat ke Pol PP Tak Ditanggapi,  LBH Pilar Kasih Keadilan Siapkan Gugatan

“Kami sudah melakukan pendataan. Penjual miras kami cek satu per satu, apakah sudah memiliki izin minuman beralkohol (minol) atau belum,” ujar Agus usai rapat paripurna di DPRD Kota Madiun, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, penjual maupun pengelola usaha yang belum mengantongi izin akan terlebih dahulu diberi peringatan agar segera mengurus perizinan. Namun, jika peringatan tersebut tidak diindahkan, sanksi tegas akan diterapkan.

Baca juga: Bongkar “Sengkuni” dalam Diri, Warning IPK Merosot, dan Sindir Seremonial Antikorupsi

“Kalau tetap tidak mengurus izin, ya akan kami tutup,” tegasnya.

Agus mengungkapkan, dari hasil pengecekan sementara, ditemukan sejumlah penjual miras yang belum mengantongi izin minol. Temuan tersebut saat ini tengah ditindaklanjuti oleh Satpol PP.

Baca juga: Tujuh Siswa SD di Madiun Dirawat Usai Santap Menu MBG, Lima Sudah Pulang Dua Masih Diare

Peredaran miras di Kota Madiun belakangan memang menjadi perhatian serius masyarakat. Mulai dari mencuatnya dugaan kasus asusila di Maxy Gold, peristiwa pembunuhan usai pesta miras pada malam pergantian tahun, hingga penyitaan ratusan liter miras oleh Polres Madiun Kota di Jalan Tendean, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman.

Pemkot Madiun menegaskan langkah penertiban akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum dan menekan dampak sosial yang ditimbulkan peredaran miras. man

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru