Usai Diterjang Longsor, Pengelola Wisata Pastikan Telaga Sarangan Sudah Aman Dikunjungi

surabayapagi.com
Petugas saat membersihkan sisa longsor di kawasan wisata Longsor di jalan lingkar Sarangan sebelah barat, Magetan. SP/ MGT

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti usai diterjang longsor, pengelola objek wisata Telaga Sarangan memastikan kawasan wisata tersebut aman dikunjungi di jalan lingkar Sarangan sisi barat. Bahkan saat ini, seluruh material longsor telah dibersihkan oleh petugas gabungan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan melalui Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Eka Radityo mengungkap di jalan lingkar Sarangan sebelah barat, kawasan wisata Telaga Sarangan tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi, termasuk saat libur panjang. Pemkab Magetan juga tidak melakukan penutupan objek wisata tersebut.

Baca juga: Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

"Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Telaga Sarangan bisa tetap menikmati keindahan dan kesejukan Sarangan dengan tenang dan nyaman. Namun sekali lagi diingatkan, untuk tetap harus berhati hati, agar liburan di Sarangan bersama dengan orang-orang tercinta bisa dinikmati dengan kesan yang mendalam," tandas Eka, Minggu (18/01/2026).

Baca juga: Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Meski demikian, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan melalui Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Eka Radityo tetap menghimbau para wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca masih berpotensi hujan.

Lebih lanjut, Pemkab Magetan juga telah memasang sejumlah papan peringatan dan himbauan di titik-titik rawan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pengunjung, mengingat intensitas hujan masih tinggi. "Kita bersama TNI-Polri terus meminta pengunjung waspada mengingat cuaca kurang mendukung seperti yang disampaikan oleh BMKG," jelas Eka.

Baca juga: Proses Jemur Brem di Madiun Terhambat, Produksi Banyak Andalkan Oven

Diketahui sebelumnya, kejadian longsoran tanah terjadi akibat cuaca ekstrem. Hujan terjadi sejak malam hingga pagi hari. Beruntung dalam kejadian longsoran tanah tersebut tidak ditemukan ada korban jiwa karena pengunjung masih sepi. Lantaran longsoran tanah dan batu dari tebing setinggi sekitar 10 meter itu menutup total akses jalan yang melingkari telaga Sarangan Kamis pagi (15/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. mg-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru