Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo Kembali Normal Pasca Diterjang Bambu Longsor

surabayapagi.com
Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo kembali normal berkat aksi cepat Tim Gabungan. SP/ TRG 

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sempat lumpuh total akibat diterjang bambu longsor, kini Akses vital yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo tepatnya yang berada di badan jalan nasional di Km 12, tepatnya di Dusun Bubuk, Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, kembali dibuka berkat aksi gercep tim gabungan.

​Berkat kerja keras tim di bawah guyuran hujan, pada pukul 18.25 WIB, seluruh material bambu berhasil disingkirkan dari aspal. Jalur nasional tersebut dinyatakan kembali aman dan dapat dilalui secara normal dari kedua arah.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

​”Kondisi di lapangan cukup menantang karena hujan masih berlangsung, namun evakuasi harus segera dilakukan karena ini adalah jalur nasional yang sangat ramai,” ungkap Kasi Humas Polres Trenggalek AKP Katik SH yang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, Senin (19/01/2026).

Baca juga: Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Sebelumnya, diketahui sebanyak satu rumpun bambu besar dilaporkan tumbang dan menutup badan jalan nasional. Berawal dari hujan lebat yang mengguyur sejak pukul 15.30 WIB membuat kondisi tanah menjadi tidak stabil. Diperparah angin kencang, rumpun bambu di tepi tebing ambrol hingga melintang di jalur utama tersebut, menghentikan laju kendaraan dari kedua arah.

Dan pantauan di lapangan menunjukkan kerja sama yang solid. Menggunakan mesin pemotong kayu (chainsaw) dan peralatan manual, petugas memotong batang bambu yang menjalar, sementara petugas lain  sibuk mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup guna mengurai penumpukan kendaraan.

Baca juga: Proses Jemur Brem di Madiun Terhambat, Produksi Banyak Andalkan Oven

​Pihak berwenang mengimbau para pengguna jalan untuk ekstra waspada saat melintasi jalur Trenggalek-Ponorogo, terutama saat hujan deras. Kontur jalan yang diapit perbukitan menjadikannya rawan longsor dan pohon tumbang. ​”Kami mengapresiasi laporan cepat dari masyarakat. Kecepatan informasi adalah kunci keberhasilan penanganan bencana di lapangan,” tutup Katik. tr-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru