SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tragis kecelakaan yang terjadi pada Sabtu dini hari (31/1) sekitar pukul 00.34 di jalan Umum Desa Sawentar Kec Kanigoro Kab Blitar, menewaskan tiga bocah pelajar yang sedang kendarai motor dengan berboncengan tiga, kini kasusnya dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Blitar.
Kecelakaan tunggal di jalan Umum Desa Sawentar dengan lebar jalan 6 meter tersebut, menurut keterangan saksi saksi maupun dari pihak Polres Blitar, bahwa kendaraan bermotor jenis Honda Revo AG 3483 PAR, kendaraan dengan kecepatan tinggi dari arah Selatan menuju ke Utara, motornya oleng, sempat turun dari jalan dan menabrak pohon yang berada di sebelah barat jalan umum.
Baca juga: Sehari Kecelakaan Roda Dua, Dua Korban Meninggal Dunia di Blitar
Sedang kendaraan bermotor jenis Revo AG 3483 PAR yang dikendarai MRI itu membonceng dua temannya, yakni YGP dan MR, ketiganya merupakan pelajar SMP warga Kec Garum Kab Blitar meninggal dunia, dua di TKP dan satu meninggal dalam perawatan, karena masing-masing alami luka parah di kepala.
Baca juga: Diduga Rem Blong, Bus Tabrak Truk di Bojonegoro
Kecelakaan yang merenggut nyawa 3 pelajar, itu menurut Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muhaeni dalam keterangannya bahwa motor yang dikendarai MRI dengan membonceng dua temanya itu sempat oleng dan kondisi motor turun dari jalan beraspal, akhirnya menabrak pohon.
"Setelan petugas Unit Laka datangi TKP sekaligus mengevakuasi kedua korban yakni MRI dan YGP bersama masyarakat setempat, dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo dalam kondisi meninggal dunia, dan MR, sempat dilarikan ke RS Medika Utama Kec Kanigoro, dengan kondisi kritis, dan akhirnya meninggal dunia, ketiga korban alami luka parah di kepala, dan korban sudah diserahkan kepada keluarganya masing masing," terang Aiptu Saeful Maheni seijin Kapolres Blitar AKBP Rivanda S.IK.
Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas
"Untuk BB sepeda motor di bawa ke Polres Blitar, guna penyelidikan lebih lanjut, serta meminta keterangan beberapa saksi, termasuk keluarga korban," kata Aiptu Saeful. Les
Editor : Moch Ilham