Masuki Era EV, Daihatsu Luncurkan Kendaraan Komersial Mini 'e-Hijet Cargo dan e-Atrai'

surabayapagi.com
Daihatsu e-Hijet Cargo. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Membuka babak baru di segmen elektrifikasi (EV), Daihatsu Motor Co., Ltd. secara resmi meluncurkan kendaraan listrik baterai, e-Hijet Cargo dan e-Atrai yang akan dipasarkan secara nasional di Jepang mulai 2 Februari mendatang, yang cocok digunakan sebagai kendaraan komersial mini yang menjadi “mitra kerja” masyarakat di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, kehutanan, konstruksi, hingga jasa logistik dan pengiriman.

Pasalnya, selama puluhan tahun, Daihatsu konsisten menghadirkan kendaraan komersial mini yang menjawab kebutuhan pelanggan, baik dalam bentuk truk, van, hingga kendaraan khusus seperti truk pendingin dan van panel. Seiring meningkatnya tuntutan menuju masyarakat netral karbon, kebutuhan akan kendaraan listrik komersial mini untuk mendukung logistik jarak pendek dan berbagai aktivitas industri semakin besar.

Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Bahkan sejak era 1960-an, Daihatsu telah memelopori pengembangan kendaraan listrik, jauh sebelum tren elektrifikasi menjadi arus utama industri otomotif global. Sehingga, menjawab tantangan tersebut, Daihatsu menghadirkan e-Hijet Cargo dan e-Atrai dengan sistem e-SMART ELECTRIC BEV yang dikembangkan khusus dan dioptimalkan untuk kendaraan mini, Selasa (03/02/2026).

Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen

Penempatan komponen utama direvisi secara menyeluruh, sementara struktur bodi dan suspensi didesain ulang agar mampu menampung baterai berkapasitas besar tanpa mengorbankan ruang interior. Hasilnya, e-Hijet Cargo (empat kursi) menawarkan ruang muat terbesar di kelasnya, sekaligus mempertahankan kepraktisan khas van komersial mini dan yang paling penting seluruh aspek tersebut dirancang untuk membantu mengurangi kelelahan pengemudi, terutama dalam penggunaan harian dengan intensitas tinggi.

Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru

Kendaraan tersebut hadir dengan jangkauan 257 km dalam satu kali pengisian daya berdasarkan pengujian mode WLTC, yang diproduksi di Pabrik No.1 Daihatsu Motor Kyushu Co., Ltd. di Oita (Nakatsu). Sehingga, sebagai kendaraan listrik murni, e-Hijet Cargo dan e-Atrai turut menawarkan keunggulan fundamental BEV, seperti karakter berkendara yang halus, tingkat kebisingan yang rendah, serta kenyamanan berkendara yang lebih baik. jk-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru