Tembus Belasan Ribu SPK, Jaecoo Minta Maaf Imbas Inden Panjang J5 EV

surabayapagi.com
Jaecoo J5 EV. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebelum memasuki awal 2026, total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Jaecoo J5 EV langsung mengguncang pasar kendaraan listrik dengan tembus belasan ribu unit. Antusiasme konsumen disebut sudah terasa sejak hari-hari awal peluncuran, dan dalam waktu singkat, ribuan unit langsung dipesan, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap model ini.

Antusiasme ledakan permintaan ini tentu membawa konsekuensi pada proses distribusi. Jaecoo mengakui pengiriman dilakukan bertahap untuk memenuhi antrean pelanggan yang terus mengular. Meski ribuan mobil sudah mengaspal, jumlah pemesan yang belum menerima unit masih cukup besar. 

Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Menyikapi kondisi tersebut, Jaecoo kini menggenjot kapasitas produksi demi mempercepat pengiriman tanpa mengorbankan mutu kendaraan. Pihaknya juga telah berkomitmen bekerja tanpa lelah untuk mempercepat proses ini sambil tetap menjaga standar kualitas tertinggi untuk setiap kendaraan.

Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen

Manajemen Jaecoo Indonesia pun secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen yang masih menjalani masa inden sekitar satu hingga dua bulan. Perusahaan menegaskan bahwa pengiriman unit menjadi fokus utama saat ini.

Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru

"Kami memahami bahwa beberapa pelanggan kami masih menunggu mobil mereka. Kami dengan tulus meminta maaf dan berterima kasih kepada semua pelanggan atas kesabaran dan pengertiannya," ungkap Business Director Unit Jaecoo Indonesia, Jim Ma, Jumat (06/02/2026). jk-07/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru