SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, kompleks rumah eks-Kepatihan Ngawi di Jalan Patiunus Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi bakal difungsikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi sebagai pusat kegiatan seni dan budaya di wilayah setempat setelah selesai direvitalisasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi Kabul Tunggul Winarno mengungkap, jika nantinya, bangunan tersebut akan digunakan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya, Pemkab Ngawi ingin agar Rumah Kepatihan tak hanya berperan dalam pelestarian sejarah, namun juga penguatan identitas budaya daerah.
Baca juga: Dorong Perekonomian, Ratusan UKM Ngawi Terima Sertifikat Legalitas Usaha
"Yang jelas untuk Rumah Kepatihan itu, harapan kami ke depannya bisa menjadi pusat kegiatan seni dan budaya di Ngawi. Sehingga para pelaku seni dan budaya di Ngawi bisa berkoordinasi ataupun bersinkronisasi di situ untuk melestarikan budaya yang ada di Ngawi," ujarnya, Minggu (22/02/2026).
Baca juga: Pemkab Ngawi Dorong Para Pelaku UMKM Tembus Pasar Global
Sebelum ditetapkan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya, Pemkab Ngawi akan melakukan revitalisasi terlebih dahulu terhadap komplek bangunan cagar budaya tersebut. Selain itu, Pemkab Ngawi juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 miliar dari APBD setempat untuk proses revitalisasi bangunan bersejarah tersebut.
Proses revitalisasi akan melibatkan Dinas PUPR setempat dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Dimana, saat ini bangunan rumah joglo dan lahan seluas 2,01 hektare tersebut, telah berstatus milik Pemkab Ngawi setelah berhasil diambil alih dari para ahli waris.
Baca juga: Jembatan Penghubung Antar Desa di Ngawi Putus Total Diterjang Banjir
Sesuai data Dinas Dikbud setempat, Rumah Kepatihan tersebut merupakan bangunan rumah peninggalan Patih Pringgokusumo yang merupakan tokoh penting dalam sejarah Kepatihan (Kadipaten) Ngawi. Dan sebagai pusat kegiatan seni budaya, nantinya setiap kegiatan budaya akan digelar di tempat tersebut. Rumah Kepatihan tersebut juga dijadikan wadah sekaligus lokasi berkumpulnya para pegiat seni dan kebudayaan di Kabupaten Ngawi. ng-02/dsy
Editor : Redaksi