Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM) terus mempercepat penanganan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran mobilitas ekonomi masyarakat.

Salah satu perbaikan jalan yang sudah selesai yakni pembangunan peningkatan jalan Desa Masangan Wetan,Sukodono, yang ditangani satuan kerja Dinas PU BMSDA, dengan nilai Rp 1,5 miliar,bersumber APBD Tahun 2025, selesai awal tahun 2026 yang dilaksanakan dikerjakan CV Binara Persada Konstruksi.

Baca juga: Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Perbaikan jalan ini sangat penting mengingat pekerjaan itu sebagai jalan penghubung antara Desa Masangan Wetan, Suko hingga tembus ke Wage.

Kepala Dinas PUBM Sidoarjo, M. Makhmud, menyampaikan bahwa perbaikan jalan sudah dikerjakan secara berturut di berbagai wilayah kecamatan di Sidoarjo secara serentak pada 16 ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten. Ruas-ruas tersebut tersebar di Kecamatan Sidoarjo, Buduran, Gedangan, Sedati, dan Waru.

“Alhamdulillah, kami menangani 16 ruas jalan secara serentak. Seluruhnya merupakan kewenangan Dinas PUBM,” ujarnya.

Selain penanganan langsung oleh Dinas PUBM, perbaikan jalan juga dilakukan secara simultan melalui skema Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). 

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Pengguna, DPUPR Probolinggo Percepat Tambal Sulam Jalan

Lebih dari itu Dinas PUBM kembali akan menangani 15 ruas jalan tambahan secara bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan oleh para camat melalui PIWK.

“Harapan kami, sesuai arahan Bupati Sidoarjo, sebelum Hari Raya seluruh pekerjaan perbaikan jalan ini sudah selesai dan dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.

Meski telah menetapkan ruas prioritas, Dinas PUBM tetap membuka ruang penanganan pada titik-titik yang bersifat mendesak. Penambalan jalan akan segera dilakukan apabila ditemukan kondisi kerusakan yang membutuhkan penanganan cepat.

Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Dinas PUBM telah melakukan koordinasi dan desk bersama para camat guna memetakan kewenangan penanganan jalan, baik yang ditangani langsung oleh kabupaten maupun melalui PIWK. Sinkronisasi ini diharapkan membuat pelaksanaan pekerjaan lebih efektif.

Selain pekerjaan fisik, Dinas PUBM Sidoarjo juga tengah menyiapkan perencanaan sekitar 25 paket pekerjaan jalan yang ditargetkan rampung pada Maret 2026. Setelah seluruh perencanaan selesai, proses lelang akan dilaksanakan secara serentak.

“Ke depan, pola ini juga akan kami terapkan untuk perencanaan tahun 2027. Dengan perencanaan dan lelang yang dilakukan secara serentak, kami optimistis penanganan jalan akan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tuturnya. Hdk

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru