Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Reporter : M. Aidid Koresponden Gresik
Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir. SP/M Aidid

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H di Kabupaten Gresik tahun ini kembali terasa istimewa. DPRD Gresik menghadirkan Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 yang akan digelar pada 27–28 Februari hingga 1 Maret 2026, bertempat di depan Kantor DPRD Gresik.

Festival religi tahunan ini akan memperebutkan Piala Ketua DPRD Gresik dan menjadi wadah ekspresi bagi para pecinta Al-Banjari dan sholawat di Kota Santri.

Baca juga: OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga dan melestarikan tradisi religi Al-Banjari yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Gresik.

“Di Gresik banyak komunitas Al-Banjari dan pecinta sholawat. Dengan adanya lomba yang dikemas dalam festival ini, kami berharap semakin banyak yang ikut serta berpartisipasi dalam Festival Ramadhan 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, festival ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang selalu digelar di depan Kantor DPRD Gresik. Setiap tahun, konsep acara dikemas berbeda agar tidak monoton dan tetap menarik minat masyarakat.

Tak hanya lomba Al-Banjari, Festival Semarak Ramadhan 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik dan edukatif, di antaranya:

Lomba Da’i Cilik untuk peserta SD/MI dan pondok pesantren usia 6–12 tahun, Lomba Fashion Show Muslimah bertema “Muslim Glamour” untuk usia 3–12 tahun. 

Baca juga: Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Lumajang Integrasikan UMKM dengan Digitalisasi dan Hilirisasi

Juga ada penganugerahan 10 pemenang besar Sinau Bersama Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 

Beragam kegiatan ini dirancang untuk menyasar seluruh kalangan, mulai dari anak-anak hingga pelaku usaha mikro. Dengan konsep festival yang inklusif, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kreativitas sekaligus hiburan bernuansa Islami selama bulan Ramadhan.

“Setiap tahun ada yang berbeda dalam setiap festival lomba. Ini dilakukan agar tidak monoton sekaligus menjadi langkah menjaga budaya agar tetap lestari,” ungkap M. Syahrul Munir.

Baca juga: Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lebih dari sekadar kompetisi, Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 diharapkan menjadi ruang silaturahmi antar komunitas, keluarga, dan masyarakat luas. Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat syiar Islam melalui seni sholawat.

Di sisi lain, kehadiran pameran UMKM dan pasar murah menjadi wujud nyata dukungan terhadap ekonomi kerakyatan. Pelaku UMKM lokal diberikan kesempatan untuk mempromosikan produk unggulan mereka, sementara masyarakat dapat menikmati kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Dengan semangat kebersamaan dan nuansa religi yang kental, Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 diharapkan mampu menjadi ikon kegiatan Ramadhan di Gresik—menggabungkan tradisi, kreativitas generasi muda, serta pemberdayaan ekonomi dalam satu panggung kebersamaan. 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru