Atap Bangunan Tua di Kota Madiun Roboh, BPBD Gercep Lakukan Pembersihan

surabayapagi.com
Sejumlah petugas BPBD Kota Madiun dan gabungan relawan melakukan gotong royong evakuasi material atau atap rumah warga di Kelurahan Manguharjo Kota Madiun. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Akibat usia bangunan yang sudah tua dan lapuk, atap sebuah bangunan rumah milik warga di Kota Madiun, Jawa Timur roboh karena rangka kayu penopang atap telah lapuk dimakan usia. Struktur tersebut tidak lagi mampu menopang beban bangunan, sehingga akhirnya ambruk.

Atap rumah tua yang roboh tersebut diketahui milik Wahyu Zu’ari, warga Jalan Sultan Trenggono, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Dan beruntungnya, dalam insiden tersebut tidak sampai melukai para penghuninya.

Baca juga: BPBD Kota Madiun Edukasi Kesiapsiagaan Simulasi Gempa Bumi di Sekolah

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat (Gercep) melakukan pembersihan, serta menyalurkan bantuan logistik kepada korban, berupa paket kebersihan, terpal untuk penutup sementara atap, makanan siap saji, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya. Serta kebutuhan tambahan, seperti alas tidur untuk segera dipenuhi dari logistik gudang.

Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Madiun Siagakan 130 Personel Gabungan

"Hari ini kami turunkan tim gabungan untuk kerja bakti bersama OPD terkait. Selain pembersihan material atap yang roboh, kami juga menyalurkan bantuan logistik," ujar Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Heter Hidayati, Selasa (03/03/2026).

Diketahui, rumah tersebut telah terdata sebagai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sejak sekitar 13 tahun lalu dan masuk kategori desil 4. Namun, proses rehabilitasi terkendala persoalan administrasi. Pihak kelurahan juga telah mengajukan surat kepada Plt Wali Kota Madiun melalui Camat Manguharjo terkait permohonan rehabilitasi rumah sekaligus bantuan logistik kebencanaan.

Baca juga: Cegah Bahaya Musim Penghujan, Pemkot Madiun Pangkas Dahan Pohon Rawan Tumbang

Dan saat ini, Wahyu dan kedua anaknya sementara waktu tinggal di rumah tetangga sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut. Pemkot Madiun memastikan upaya rehabilitasi akan diupayakan sesuai mekanisme dan kelengkapan administrasi agar rumah kembali layak huni dan aman ditempati. md-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB
Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB
Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB
Berita Terbaru