SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur menyelenggarakan peringatan Nuzulul Quran sebagai bagian dari upaya menghidupkan nilai kebinekaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengatakan kegiatan keagamaan tersebut merupakan bagian dari jati diri partai yang selalu hadir dalam berbagai perayaan keagamaan di Indonesia.
Baca juga: Politisi PDIP, Duga Konflik di PBNU Terkait Pertambangan
"Nuzulul Quran ini bagian dari jati diri kami. Setiap acara keagamaan besar, baik Natal, kegiatan umat Hindu, Kristen, Katolik maupun Islam, kami selalu hadir bersama," kata Said Abdullah usai acara di Surabaya, Kamis.
Ia menegaskan bahwa semangat tersebut menjadi cara PDI Perjuangan untuk terus menghidupkan nilai kebinekaan, baik di internal partai maupun di tengah masyarakat luas.
Menurut dia, dalam tradisi Islam, peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Usai kegiatan tersebut, pihaknya juga akan melanjutkan dengan kegiatan halal bihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi.
Baca juga: Said Abdullah : Haul Ke-55 Bung Karno Jadi Momen Berakhirnya Stigma Terkait G30S/PKI
Selain pada momentum Ramadan, PDI Perjuangan juga rutin menyelenggarakan kegiatan serupa pada perayaan agama lain, termasuk perayaan Natal, sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman yang ada di Indonesia.
"Intinya yang pertama kami terus menghidupkan kebinekaan di internal kami dan ke publik, ke masyarakat. Pada saat yang sama kami menunjukkan jati diri kami bahwa kami ini partai wong cilik yang tidak pernah berubah sejak dulu," ujar Ketua Badan Anggaran DPR RI ini.
Rangkaian Kegiatan Sosial Selama Ramadan
Dalam rangkaian kegiatan sosial selama Ramadan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan para janda, serta membagikan takjil kepada masyarakat setiap hari.
Baca juga: Kota Blitar Hidupkan Warisan Bung Karno Lewat Haul dan Serangkaian Tradisi Budaya
Sejak awal Ramadan, pihaknya telah menyalurkan sekitar 360.000 paket sembako kepada masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula yang disalurkan sebagai bentuk gotong royong dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Said Abdullah, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen partai untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah keberagaman.
Riko Abdiono
Editor : Redaksi