SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperluas jangkauan akses layanan kesehatan masyarakat dengan meluncurkan kelanjutan program Jember Cinta Kesehatan (JCK) di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris)
Program bakti sosial skala besar itu ditargetkan mampu menjangkau hingga 10 ribu penerima manfaat dari berbagai elemen dan kelompok umur. Dan beragam intervensi medis dihadirkan secara gratis dalam program baksos itu di antaranya meliputi pelayanan pengobatan gratis, penanganan bedah katarak, penanganan kelainan bawaan (kongenital), serta penyerahan bantuan alat medis penunjang seperti alat bantu dengar, kacamata korektif, hingga pembuatan protesa kaki dan tangan palsu.
"Saat ini pendataan sudah mencakup sekitar 4 ribu sasaran dari target 10 ribu penerima manfaat. Cakupan layanannya tidak hanya ditujukan bagi kalangan pelajar, melainkan seluruh lapisan warga dari segala rentang usia. Langkah responsif itu dirancang untuk memotong rantai antrean panjang penanganan medis di rumah sakit umum serta mempermudah akses kesehatan bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas atau geografis," jelas Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Bidang Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Ulfa Elfiah, Selasa (18/08/2026).
Ia berharap persoalan kesehatan di Jember dapat tertangani secara tuntas dengan menghadirkan pelayanan kesehatan langsung di tengah-tengah warga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan akses penanganan medis yang inklusif. Pasalnya, program JCK tahun ini dirancang dengan skala yang jauh lebih luas dibandingkan periode sebelumnya.
Satu hal yang membedakan pelaksanaan JCK tahun ini adalah keterbukaan akses bagi masyarakat di luar Kabupaten Jember dan manfaat pelayanan seperti penanganan operasi katarak hingga bantuan alat bantu kaki palsu juga dapat diakses oleh warga dari luar daerah, baik tingkat Jawa Timur maupun skala nasional. jr-01/dsy
Editor : Redaksi