Percepat Perbaikan Jalan Ruas Tulungagung-Trenggalek, BBPJN Targetkan H-10 Lebaran Rampung

surabayapagi.com
Tampak suasana pekerja sedang menambal jalan berlubang di Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Tulungagung Trenggalek di Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum terus berkomitmen dalam menyelesaikan perbaikan di sejumlah titik kerusakan Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Trenggalek–Tulungagung dengan melakukan penambalan aspal menggunakan metode tambal sulam (patching) di beberapa titik kerusakan jalan.

Tim pekerja dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum saat ini masih melakukan perbaikan jalan di sepanjang ruas sepanjang sekitar 15 kilometer, mulai dari wilayah Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek hingga Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Baca juga: Bikin Melongo! Harga Tiket Pesawat Jakarta-Surabaya Tembus Rp13 Juta Jelang Lebaran

Tampak juga, sejumlah alat berat dan pekerja terlihat memperbaiki bagian aspal yang berlubang maupun terkelupas agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilalui kendaraan. Meski belum sepenuhnya rampung, proses perbaikan diperkirakan dapat diselesaikan sebelum periode libur Lebaran.

Meski demikian, Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Timur Andhika Tommy Ardiansyah sebelumnya mengatakan perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam pada sejumlah titik kerusakan jalan dan akan ditarget rampung H-10 Lebaran. 

Baca juga: Tol Prosiwangi Difungsikan Kembali, Tercatat 2.500 Kendaraan Keluar Masuk di Momen Arus Mudik Lebaran

Namun dalam pelaksanaan molor imbas cuaca yang tidak menentu dan banyaknya ruas jalan rusak di sepanjang jalan JLS Trenggalek-Tulungagung tersebut. Sehingga, untuk penanganan jangka panjang, pihaknya merencanakan pemasangan subdrain atau drainase bawah permukaan guna menangkap aliran air yang masuk ke badan jalan sehingga kerusakan tidak semakin meluas.

"Selain kerusakan aspal, kami juga menemukan beberapa titik penurunan elevasi jalan akibat rembesan air bawah tanah yang melemahkan struktur pondasi jalan," kata Tommy.

Baca juga: Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Blitar Lakukan Pemantauan di Stasiun Wlingi

Perbaikan jalan di jalur tersebut lebih difokuskan untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas kendaraan wisatawan yang diperkirakan meningkat selama libur Lebaran, khususnya menuju kawasan wisata pantai di pesisir selatan, sehingga momen arus mudik dan balik mudik saat lebaran pun menjadi nyaman dan aman. tl-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru