SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan – Pemkab Bangkalan akan menerapkan kebijakan masuk kantor menggunakan sepeda angin atau sepeda ontel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya penghematan energi, sekaligus mengantisipasi dampak konflik Iran dan Israel-Amerika Serikat yang kian memanas.
Wakil Bupati Bangkalan Faudzan Jakfar mengatakan, konflik yang berimbas pada pembatasan Selat Hormuz akan mempengaruhi pasokan minyak dunia. Karena itu, pemerintah perlu melakukan langkah penghematan bahan bakar.
Baca juga: Pemkab Bangkalan Sediakan Akses Beasiswa, Dorong Generasi Baru Petani Muda
"Kebijakan ini kami ambil sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik yang sedang terjadi," kata Faudzan, Kamis (26/3/2026).
Faudzan menegaskan, ASN di Bangkalan dilarang menggunakan kendaraan bermotor pada beberapa hari kerja tertentu. Kebijakan tersebut akan diperkuat melalui Surat Edaran Bupati kepada seluruh instansi di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Baca juga: Tekan Penyebaran Wabah DBD, Pemkab Bangkalan Gencar Berantas Sarang Nyamuk
"Kami ingin berkontribusi dalam penghematan energi, hari pertama masuk kemarin (Rabu) telah kami instruksikan kepada para ASN untuk menggunakan sepeda pancal (angin)," ujarnya.
Selain untuk menghemat energi, kebijakan ini juga diharapkan mampu mengurangi polusi udara akibat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang berlebih. Di sisi lain, kebiasaan bersepeda dinilai dapat mendorong pola hidup sehat bagi para ASN.
Baca juga: Lewat Program Bus Gratis, Pemkab Bangkalan Komitmen Tingkatkan Layanan Transportasi Pelajar
"Setidaknya dengan kebijakan itu, ASN di Bangkalan dapat menerapkan pola hidup Sehat dan lebih bugar," tandasnya.
Editor : Moch Ilham