Pemkot Surabaya Terapkan TKA Berbasis Komputer ke Puluhan Ribu Siswa SD dan SMP

surabayapagi.com
Ilustrasi. Proses belajar mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Surabaya. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka transformasi digital pendidikan untuk mengukur kompetensi murid secara lebih objektif, menggantikan sistem konvensional yang sebelumnya menggunakan lembar kertas soal manual, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi mengimplementasikan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk puluhan ribu siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2026.

Diketahui, untuk TKA tersebut bukan instrumen penentu kelulusan siswa di satuan pendidikan. Namun, untuk pelaksanaan tes ini dirancang secara fleksibel dalam beberapa gelombang dan sesi guna menyiasati keterbatasan perangkat komputer yang tersedia di setiap sekolah di wilayah Surabaya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Usul Tambah Fasilitas Pengolahan Sampah Basis ‘Waste to Energy’

"TKA ini bukan untuk menentukan lulus atau tidak, tapi untuk mengukur kemampuan siswa secara lebih utuh," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, Senin (30/03/2026).

Nantinya, setiap sesi ujian menggunakan paket soal yang berbeda untuk menjamin integritas. Total peserta mencapai 69.983 siswa, terdiri dari 35.602 murid SD dan 34.381 murid SMP. Dan untuk materi TKA 2026 difokuskan pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. 

Baca juga: Dorong Industri Tembus Ekspor, Pemkot Surabaya Sediakan Seribu Loker di SIL Festival 2026

"Yang dinilai itu logika dan cara berpikir siswa, bukan sekadar mengingat materi," kata Febrina Kusumawati.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah menetapkan jadwal resmi. Pelaksanaan untuk jenjang SMP/MTs dijadwalkan pada 6 hingga 16 April 2026. Sementara itu, bagi jenjang SD/MI, ujian akan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. Pemerintah juga menyediakan jadwal susulan pada 11 hingga 17 Mei 2026.

Baca juga: Masifkan Sosialisasi Voucher Parkir, Dishub Surabaya Gandeng APH dan Peruri

Sementara itu, untuk hasil TKA secara nasional rencananya akan diumumkan pada Minggu, 24 Mei 2026. Data ini nantinya menjadi bahan evaluasi kualitas pembelajaran dan pertimbangan seleksi pendidikan lanjutan. Dan guna menjaga transparansi, sistem pengawasan dilakukan secara silang antar sekolah. Pihak sekolah juga diinstruksikan menciptakan suasana ujian yang nyaman agar tidak membebani kondisi mental para siswa. sb-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru