SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi kembali menorehkan tren positif dengan menjadi salah satu sentra durian terbesar di Jawa Timur. Salah satunya di Desa Songgon, Kecamatan Songgon, sepanjang tahun 2025, produksi durian di wilayah ini mencapai 3.716 ton dari lahan seluas 94,8 hektare. Berbagai varietas unggulan lokal yang paling diminati di antaranya seperti durian pelangi, durian merah, hingga durian kuning.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengungkap jika capaian produksi tersebut terungkap dalam Festival Durian Songgon yang digelar selama dua hari, pada 4-5 Maret 2026. Festival tahunan ini menjadi ajang promosi potensi lokal sekaligus menarik minat wisatawan.
Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi Dongkrak Aksi ’Run For Rivers’
"Ini patut kita apresiasi bagaimana desa berinisiasi mengangkat potensinya lewat cara kreatif seperti festival durian ini," jelasnya, Rabu (08/04/2026).
Lebih lanjut, festival tersebut terselenggara atas inisiasi pemerintah desa, BUMDes, serta pemuda karang taruna setempat. Beragam kegiatan digelar, mulai dari kontes durian, bazar, sarasehan pengembangan durian, hingga makan durian sepuasnya.
"Ini merupakan bentuk inovasi sekaligus kreatifitas yang membanggakan dan patut diteladani oleh desa-desa lainnya dalam upaya mempromosikan potensi lokal masing-masing," kata Ipuk.
Diketahui sebelumnya, durian merah Banyuwangi telah resmi ditetapkan sebagai produk bersertifikat Indikasi Geografis (IG) oleh Kementerian Hukum melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis. Durian merah Banyuwangi menjadi durian merah pertama sekaligus satu-satunya di Indonesia yang mendapat perlindungan negara.
Baca juga: Pemkab Banyuwangi Imbau ASN Gunakan Sepeda Kayuh hingga Ojol untuk Hemat BBM
Kepala Desa Songgon M. Qodari mengatakan festival digelar bertepatan dengan masa panen raya durian. Festival juga dimeriahkan dengan kontes durian yang diikuti 42 peserta dalam dua kategori, yakni durian lokal premium dan durian warna. Selain itu, kegiatan makan durian sepuasnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Ratusan durian lokal disiapkan untuk peserta yang telah mendaftar, dengan cukup membayar Rp100 ribu saja. by-01/dsy
Editor : Redaksi