SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti viralnya konflik geopolitik di Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan, memastikan keamanan dan kenyamanan para calon jamaah haji (CJH) selama menunaikan ibadah pada musim haji tahun 2026 kali ini. Dan terlihat, seluruh proses persiapan keberangkatan hingga saat ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kepala Kemenhaj Bangkalan Arif Rochman mengungkap jika pada musim haji tahun ini, Bangkalan juga mendapatkan tambahan kuota cadangan sebanyak 17 orang dan akan dioptimalkan untuk mengisi kekosongan pada kloter yang masih tersedia. Sehingga, dengan adanya tambahan kuota itu, diharapkan semakin banyak masyarakat Bangkalan yang dapat menunaikan ibadah haji.
Baca juga: Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci
"Ini karena pemerintah juga terus memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah haji. Sedangkan untuk tambahan kuota ini bersifat cadangan. Nantinya akan ditempatkan pada kloter yang masih memiliki kursi kosong, sehingga tetap bisa diberangkatkan tahun ini," katanya, Selasa (14/04/2026).
Baca juga: Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci
Lebih lanjut, tak lupa, Kemenhaj Bangkalan juga terus mengimbau para CJH untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara optimal menjelang keberangkatan. Dan seluruh CJH tetap berangkat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Baca juga: Kemenag Catat Ratusan CJH Trenggalek Belum Lunasi Bipih Tahap Pertama
Diketahui, untuk kuota haji Kabupaten Bangkalan pada musim haji tahun ini sebanyak 831 orang. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni kloter 68, 69, 72, dan 73, dengan jadwal penerbangan mulai 8 Mei hingga 10 Mei 2026. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding musim haji tahun lalu. Sebab, pada musim haji 2025, kuota calon haji asal kabupaten ini sebanyak 690 orang, terbagi tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 29, 30 dan kloter 49. bg-01/dsy
Editor : Redaksi