Lewat Senam Kaki, Dinkes Kediri Beri Edukasi Penderita Diabetes Melitus

surabayapagi.com
Kegiatan edukasi senam kaki oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri di Kediri, Kamis (16/4/2026). Edukasi khusus untuk penderita diabetes melitus, sehingga makin semangat olahraga senam kaki. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka menjaga kesehatan tubuh terutama bagi penderita diabetes melitus, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, memberikan edukasi senam kaki dengan harapan mereka mengetahui serta praktik langsung senam itu, agar peredaran darah makin lancar. Pasalnya, kaki merupakan organ tubuh yang vital yakni sebagai penyangga tubuh

Untuk kegiatan senam kaki yang benar tentu memiliki dampak positif yakni dapat melancarkan peredaran darah, menguatkan otot-otot, menguatkan saraf, dan mengurangi keluhan-keluhan pada sendi. Sehingga, dalam edukasi tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan tentang perawatan kaki, juga praktik gerakan senam kaki oleh narasumber dan fisioterapis.

Baca juga: Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

“Kaki harus sehat karena menyangga beban tubuh. Pada diabetes melitus ini banyak komplikasi yang terjadi pada kaki, seperti luka terbuka bahkan sampai mengharuskan diamputasi. Sehingga sebelum terjadi komplikasi pada kaki, lakukan perawatan yang baik dengan melakukan senam kaki secara rutin,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kota Kediri Hamida, Jumat (17/04/2026).

Baca juga: Tekankan Sinergi Stakeholder, Pemkab Madiun Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Sementara itu, untuk jumlah penderita diabetes melitus bertambah setiap tahunnya. Pada tahun 2026 Dinkes Kota Kediri memperkirakan prevalensi penyakit tersebut di kota itu sebesar 4,25 persen, sehingga diperlukan pengelolaan yang tepat, tidak hanya secara media, melainkan non-media yakni dengan pengelolaan keperawatan.

Diketahui, pada kegiatan tersebut diikuti 115 peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dari Kota Kediri. Mereka diberikan edukasi soal senam kaki tersebut. Selain itu, manfaat lainnya terdapat delapan gerakan senam kaki yang dapat dilakukan peserta di rumah, terutama bagi penderita diabetes. Diantaranya, ankle pump (gerakan memompa pergelangan kaki atas-bawah), ankle circle (memutar pergelangan kaki 360 derajat), toe curl (mengepalkan dan meregangkan jari kaki), dan heel raise (mengangkat tumit dan menahannya selama tiga detik).

Baca juga: Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa

Selain itu, juga ada juga toe raise (mengangkat jari kaki dan menahannya selama tiga detik), knee extention (meluruskan lutut dan tahan selama lima detik), towel scrunch (mengerutkan handuk/kain/kertas koran dengan jari), dan marble pick (mengambil kelereng dengan jari). kd-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru