SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman narkoba, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga diri dari penyalahgunaan zat terlarang atau narkoba yang dapat merusak masa depan serta menghambat pembangunan sumber daya manusia, dengan menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada pelajar di SMA Negeri 4 Kota Pasuruan.
"Ini menjadi peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan sumber daya manusia yang berkualitas, ekonomi yang tinggi, dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang meningkat," jelas Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Jumat (24/04/2026).
Baca juga: Demi Tingkatkan Akurasi Data, Pemkot Pasuruan Hadirkan ‘Kelurahan Cinta Statistik’
Pasalnya, tantangan bangsa saat ini tidak lagi sebatas kemerdekaan dan pengentasan kemiskinan, melainkan menyiapkan generasi emas yang mampu menghadapi berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan narkoba. Dimana penyalahgunaan tersebut dapat menjadi bentuk penjajahan baru yang merusak generasi muda serta berdampak pada meningkatnya kasus kriminalitas.
Baca juga: Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut
Sehingga, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah daerah mendorong pelajar untuk memahami jenis-jenis narkoba, menjauhinya, serta berperan aktif menyebarkan informasi kepada lingkungan sekitar, termasuk teman sebaya dan keluarga.
Baca juga: Komitmen Berantas Narkoba, Polres Blitar Kota Gelar Tes Urine ke Seluruh Anggotanya
Selain itu, pihaknya juga menyatakan bahwa Kota Pasuruan yang dikenal sebagai kota santri diharapkan mampu mempertahankan nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat agar bonus demografi tidak berubah menjadi bencana demografi. “Pondasi utama adalah ibadah yang kuat. Dengan itu, kita bisa menjaga diri dari hal-hal yang merusak,” kata Adi Wibowo. ps-01/dsy
Editor : Redaksi