Dongkrak Sektor Pariwisata Berkelanjutan, Pemkab Dorong Kebijakan Presisi

surabayapagi.com
Pemkab Lumajang fokuskan penguatan basis data sebagai strategi utama dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan. SP/ LMJ

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka mendongkrak sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan penguatan basis data sebagai strategi utama melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan Sensus Ekonomi 2026.

Lebih lanjut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan pengelolaan pariwisata harus berbasis data agar pertumbuhan yang terjadi tidak hanya bersifat kuantitatif. “Pariwisata harus dikelola berbasis data agar setiap kebijakan tepat sasaran, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Indah, Jumat (24/04/2026).

Baca juga: Penetapan IG Susu Kambing Senduro Dongkrak Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

Melalui program Desa Cantik, pengumpulan data dilakukan hingga tingkat desa, mencakup potensi wisata, kapasitas pelaku usaha, serta kesiapan infrastruktur. Sensus Ekonomi 2026 akan melengkapi data makro terkait kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah. Kombinasi kedua pendekatan tersebut memungkinkan penyusunan kebijakan berbasis bukti, termasuk dalam penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah serta peningkatan daya saing destinasi. 

Baca juga: Pemkab Lumajang Sediakan Rumah Singgah Gratis Bagi Pasien Rujukan ke Surabaya

Perlu diketahui, kinerja sektor pariwisata Lumajang pada triwulan I 2026 menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan wisatawan mencapai 476.062 orang, melampaui target 450.000 kunjungan. Dari total tersebut, wisatawan nusantara mendominasi sebanyak 460.036 kunjungan, sementara wisatawan mancanegara tercatat 16.026 kunjungan.

Secara spasial, kunjungan terkonsentrasi pada sejumlah destinasi unggulan. Pantai Watu Pecak mencatat 103.075 kunjungan, diikuti Tumpak Selo sebanyak 95.305 kunjungan. Pemandian Alam Selokambang dan Tirtosari masing-masing mencatat 45.871 dan 38.484 kunjungan. Air Terjun Tumpak Sewu menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara dengan 15.908 kunjungan dari total 25.821 pengunjung.

Baca juga: Pemkab Lumajang Fokuskan Peran 45 Desa Terapkan Pengelolaan Sampah Mandiri

Selain itu, pemerintah daerah memanfaatkan data tersebut untuk memperkuat perencanaan, termasuk dalam memperluas sebaran kunjungan dan meningkatkan kualitas layanan wisata. Pihaknya juga menargetkan sektor pariwisata tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah kunjungan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi lokal. lj-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru