Perkuat Identitas Budaya Baru, Pemkab Lumajang Jadikan Batik Motif Tumpak Sewu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka memperkuat ekonomi kreatif daerah sekaligus memperkuat identitas budaya baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menjadikan batik motif Tumpak Sewu menjadi cenderamata khas yang dapat dibawa pulang wisatawan setelah berkunjung ke Lumajang agar dikenal luas hingga mancanegara, sehingga memiliki nilai yang layak diangkat menjadi identitas budaya daerah.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan hal itu didukung adanya para perajin batik di Lumajang memiliki kreativitas yang mampu melahirkan karya khas, meskipun daerah itu bukan sentra batik seperti sejumlah wilayah lain di Jawa Timur. Untuk itu, pemerintah daerah menginisiasi pengembangan motif batik Tumpak Sewu sebagai ruang inovasi sekaligus penguatan identitas lokal.

"Tumpak Sewu adalah Niagaranya Indonesia yang telah mendunia. Potensi besar itu harus dimanfaatkan untuk memperkuat identitas Kabupaten Lumajang, salah satunya melalui karya batik khas yang mengangkat keindahan Tumpak Sewu," tuturnya, Minggu (02/08/2026).

Sementara itu, untuk inisiatif tersebut mendapat respons positif dari para pembatik dan hingga kini telah lahir 22 rancangan motif Batik Tumpak Sewu yang selanjutnya akan melalui proses penilaian untuk menentukan desain terbaik. Seluruh motif itu nantinya akan dinilai untuk dipilih sebagai motif terbaik yang menjadi kebanggaan Kabupaten Lumajang dan motif yang terpilih direncanakan untuk diproduksi dan dipasarkan sebagai salah satu oleh-oleh khas Lumajang.

"Itu merupakan tantangan bagi para pembatik, dan alhamdulillah mereka mampu menjawab tantangan tersebut dengan menghasilkan 22 model motif Batik Tumpak Sewu. Sehingga, kehadirannya diharapkan dapat memperkuat pengalaman wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi perajin batik dan pelaku UMKM," ujarnya.

Selain menjadi produk ekonomi kreatif, lanjut dia, batik motif Tumpak Sewu juga diharapkan menjadi media promosi daerah yang memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Lumajang kepada wisatawan. Dengan identitas visual yang khas, batik tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Lumajang sebagai daerah wisata berbasis alam, budaya, dan ekonomi kreatif. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…