SURABAYAPAGI : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi ketergantungan terhadap produk farmasi dari luar negeri.
"Seperti apa yang dijelaskan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif (Deputi 1), Bapak dr. William Adi Teja MD., BMed., MMed., bahwa bahan baku obat kita masih banyak impor. Maka penguatan industri substitusi impor menjadi sangat penting," kata Khofifah dalam kegiatan Peresmian Pabrik Line 4 Satoria Pharma di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa.
Baca juga: Jatim Siap Gelar Kurban 2026, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Ternak Surplus dan Aman
Menurutnya, meskipun proses produksi obat sebagian besar telah dilakukan di dalam negeri, kebutuhan bahan baku masih banyak dipenuhi melalui impor, sehingga perlu strategi penguatan industri hulu.
Penguatan tersebut, lanjutnya, tercermin dari hadirnya PT Satoria Aneka Industri melalui unit bisnis Satoria Pharma yang merupakan produsen infus di Indonesia, dalam upaya membangun kemandirian industri farmasi nasional.
Perusahaan tersebut, kata Khofifah, merupakan wujud nyata dari upaya substitusi impor yang telah menjadi cita-cita pemerintah, yang mulai terealisasi melalui pengembangan industri di daerah.
Baca juga: Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino
Khofifah juga mengapresiasi peran perusahaan dalam merintis dan mengembangkan industri farmasi di daerah, yang dinilainya mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan.
Dalam kesempatan itu, Khofifah turut menyoroti pentingnya dukungan sektor kesehatan seperti rumah sakit, khususnya yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam menyerap produk dalam negeri.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, menurutnya, saat ini mengelola 14 rumah sakit, termasuk RSUD Dr. Soetomo yang menjadi salah satu rumah sakit dengan kapasitas tempat tidur terbesar di Indonesia.
Baca juga: Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir
“Kami berharap peningkatan produksi, terutama cairan infus dari Satoria Pharma, dapat menjamin pemenuhan kebutuhan rumah sakit di lingkungan Pemprov Jawa Timur,” kata Khofifah. n.dn.zis
Editor : Redaksi