Dongkrak Produksi Petani, Pemkab Magetan Salurkan Bantuan Alsintan ke 2 Kelompok Tani

surabayapagi.com
Bupati Magetan Nanik Endang menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis untuk kelompok tani di daerah setempat. SP/ MGT

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) setempat kembali menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk dua kelompok tani yakni kepada perwakilan Kelompok Tani Rukun Makmur III di Kelurahan Bendo dan Kelompok Tani Sri Rejeko kelurahan Kraton sebagai upaya meningkatkan produksi

"Bantuan alsintan tersebut untuk mendorong produktivitas hasil pertanian serta mempercepat mekanisasi pertanian di Kabupaten Magetan," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Magetan Uswatul Chasanah, Kamis (30/04/2026).

Baca juga: Melalui Festival Literasi 2026, Pemkab Magetan Dorong Minat Baca Masyarakat

Menurutnya, alsintan yang diberikan berupa dua unit Combine Harvester Besar (CHB). Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti kepada perwakilan Kelompok Tani Rukun Makmur III di Kelurahan Bendo dan Kelompok Tani Sri Rejeko kelurahan Kraton.

Baca juga: Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Adanya bantuan alsintan tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi keterbatasan tenaga kerja manusia melalui mekanisasi. Hal itu dinilai krusial mengingat posisi strategis Magetan sebagai salah satu penyangga pangan di Jawa Timur. "Saya juga berpesan, tolong alatnya ini dipelihara dan digunakan sebaik-baiknya," jelas Nanik.

Baca juga: Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Ia berharap dengan adanya alat CHB, dapat meringankan beban kerja petani pada proses panen dan meningkatkan pendapatan, karena hasil panen yang diperoleh akan lebih maksimal jika dibandingkan dengan proses panen manual, sehingga dengan bantuan tersebut, tentu membuat semangat para anggota kelompok tani untuk belajar tentang pertanian modern. Dan berdasarkan data setempat mencatat, produksi padi Magetan tahun 2025 mencapai sekitar 308.221 ton GKG dengan luas lahan panen tanaman mencapai 50.411 hektare atau rata-rata 61,14 ton per hektare. mg-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru