Lewat Agenda Kontes dan Bursa Ternak, Pemkab Banyuwangi Kenalkan Potensi Peternakan

surabayapagi.com
Ilustrasi. Kontes dan bursa ternak hewan kurban sapi di Pasar Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar agenda Kontes, Pameran dan Bursa Ternak 2026 yang berlangsung selama dua hari mulai Rabu (06/05/2026) hingga Kamis (07/05/2026), sebagai salah satu langkah strategis mengenalkan potensi peternakan di daerah tersebut. Pasalnya, kegiatan parade ternak itu tidak hanya sekadar kontes, akan tetapi juga menjadi sarana promosi sektor peternakan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

"Ini menjadi ajang promosi potensi peternakan Banyuwangi, dengan diparadekan seperti ini masyarakat bisa melihat langsung kualitas ternak yang ada," ujar Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kamis (07/05/2026).

Baca juga: Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Lebih lanjut, pihaknya juga membuka ruang bagi peternak untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas jaringan pasar. Hal itu karena, dalam agenda tersebut diikuti sebanyak ratusan ekor sapi berukuran jumbo turut meramaikan parade ternak dalam rangkaian Kontes, Pameran dan Bursa Ternak 2026 Banyuwangi.

Baca juga: Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

"Parade ternak sapi ini juga diharapkan membantu masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan berkualitas menjelang Idul Adha 2026, sekaligus meningkatkan daya saing peternak lokal," kata Wabup Mujiono.

Baca juga: Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

Sebanyak 120 ekor hewan ternak unggulan, dan berbagai jenis sapi seperti simental, limosin hingga belgian blue turut dipamerkan. Dan nantinya, dalam parade ternak ini menampilkan sapi-sapi unggulan dari berbagai kecamatan, dan hewan ternak sapi itu tidak hanya dipamerkan dari sisi bobot dan kualitas, tetapi juga tampil menarik dengan berbagai kostum unik, mulai dari mahkota, aksesoris manik-manik, hingga ornamen khas budaya lokal. Bahkan, menariknya lagi, salah satu kontingen dari Kecamatan Tegalsari yang menghadirkan sapi ras simental berbobot lebih dari satu ton serta sapi calon kereman berbobot di atas 700 kilogram. by-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru