SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mewujudkan Surabaya sebagai smart city yang mengedepankan pelayanan cepat, aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, komitmen dengan memperkuat transformasi digital melalui pengembangan Surabaya Intelligent Transport System (SITS) dan integrasi layanan publik berbasis teknologi.
Karena dengan adanya sistem tersebut memungkinkan pemantauan lalu lintas secara real time melalui lebih dari 1.000 titik CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan. "Kalau Surabaya selain dikenal sebagai Kota Pahlawan, hari ini Surabaya harus mampu menjadi smart city yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warganya," jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Jumat (08/05/2026).
Baca juga: Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen
Lebih lanjut, ia juga mengemukakan dengan adanya penguatan sistem transportasi juga dilakukan melalui optimalisasi Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) sebagai pusat mobilitas terpadu yang menghubungkan kendaraan pribadi dengan transportasi publik. "Teknologi itu membantu Pemkot Surabaya merespons kepadatan lalu lintas maupun insiden di jalan secara lebih cepat dan akurat," ujarnya.
Baca juga: Perkuat Literasi Keluarga dan Bangun Karakter Anak, Pemkot Surabaya Hadirkan Program ‘Ceria’
Oleh karenanya, penerapan SITS tidak hanya membantu pengawasan lalu lintas secara langsung, tetapi juga mendukung integrasi sistem transportasi publik di Surabaya. Melalui pemantauan arus kendaraan dan pengaturan mobilitas yang lebih efektif, layanan transportasi umum menjadi lebih terukur, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Diketahui berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencatat jumlah penumpang transportasi umum pada 2023 mencapai 1,9 juta penumpang, kemudian meningkat menjadi 3,5 juta penumpang pada 2024, dan melonjak hingga 7 juta penumpang pada 2025.
Baca juga: Pemkot Surabaya Dorong Pelaku Usaha Terbuka di Sensus 2026
Sementara, hingga Maret 2026, jumlah pengguna transportasi umum telah mencapai 1,8 juta orang atau rata-rata sekitar 600 ribu penumpang per bulan. Sehingga, secara kumulatif, total pengguna transportasi umum Surabaya sepanjang 2018 hingga 2025 tercatat lebih dari 17,3 juta penumpang," katanya. sb-05/dsy
Editor : Redaksi