Lewat Pelatihan Kompetensi, Probolinggo Cetak Barista Muda Profesional

surabayapagi.com
Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menyerahkan sarana prasarana pelatihan kepada perwakilan peserta. SP/ PRB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka meningkatkan SDM yang berkualitas dan profesional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat menggelar pelatihan berbasis Unit Kompetensi Kejuruan Barista bagi generasi muda Kabupaten Probolinggo di ruang pertemuan Aworjiwa Hotel Nadia Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura, yang diikuti oleh 32 peserta usia produktif antara 18 hingga 34 tahun dari berbagai wilayah tersebut.

Para peserta dibagi menjadi dua kelas dan mendapatkan materi langsung dari narasumber Ardiansah Bama Saputra dari Cafe Aworjiwa. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan serta perlengkapan pelatihan. Kartu perlindungan BPJS diserahkan secara simbolis kepada empat peserta.

Baca juga: Disporapar Probolinggo Wajibkan Pembelian Tiket Daring Wisata Gunung Bromo

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar mengatakan pelatihan kompetensi barista tersebut merupakan program yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan peluang kerja generasi muda.

Baca juga: Dorong Kemandirian Perempuan, Pemkab Probolinggo Gelar Pelatihan Bordir

“Pelatihan ini menjadi peluang yang sangat baik bagi anak-anak muda untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang usaha maupun pekerjaan di bidang barista,” katanya, Selasa (19/05/2026).

Menurut Saniwar, seluruh peserta akan mengikuti pelatihan selama 20 hari efektif dengan materi teori dan praktik yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan menjalani program magang di sejumlah hotel kawasan Sukapura hingga Gunung Bromo sebagai bentuk implementasi keterampilan yang telah diperoleh.

Baca juga: Cegah Kemarau Panjang, Pemkab Probolinggo Dukung Pengairan di Sektor Pertanian

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris berharap para peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh karena profesi barista membutuhkan keterampilan, kreativitas dan kejujuran. Ning Marisa juga berpesan agar para peserta mampu menjadi barista profesional yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga sikap kerja yang baik. pr-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru