Cegah Kemarau Panjang, Pemkab Probolinggo Dukung Pengairan di Sektor Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Probolinggo M. Haris bersama rombongan meninjau embung di Desa Jatisari, Kecamatan Kahuripan. SP/ PRB
Bupati Probolinggo M. Haris bersama rombongan meninjau embung di Desa Jatisari, Kecamatan Kahuripan. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Mengantisipasi peralihan musim kemarau panjang dan ekstrem, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berkomitmen mendukung pengairan sektor pertanian di kecamatan setempat dan sekitarnya, dengan kondisi embung yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Tampak, Bupati Probolinggo, Mohammad Haris melakukan peninjauan embung di Desa Jatisari sebagai bukti komitmennya.

"Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat ketersediaan air menjelang musim kemarau panjang dengan memetakan potensi embung di sejumlah wilayah Kabupaten Probolinggo," kata Bupati Probolinggo, Haris, Rabu (06/05/2026).

Lebih lanjut, menurutnya, embung yang ditinjau saat ini berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), sehingga diperlukan koordinasi lanjutan untuk usulan normalisasi maupun pendalaman embung. Selain itu, Pemkab Probolinggo juga mengkaji kemungkinan pembangunan embung baru di wilayah atas Kecamatan Kuripan agar manfaat pengairan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

“Embung itu ranah Pemprov Jatim, tetapi kami bisa mengusulkan dan nanti akan dikawal sekiranya ada normalisasi karena cukup besar coverage area yang terdampak dari keberadaan embung di Desa Jatisari itu. Yang di atas kami carikan solusi karena mungkin masih akan diasesmen ada sumbernya, kemudian mencari tempatnya untuk dijadikan embung agar masyarakat Kecamatan Kuripan bagian atas juga bisa merasakan keberadaan embung," tuturnya.

Ia menjelaskan peninjauan langsung ke lapangan penting dilakukan agar pemerintah daerah memiliki gambaran nyata terkait kebutuhan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau panjang sesuai prediksi BMKG. Sehingga, keberadaan embung saat ini sudah cukup membantu masyarakat di wilayah Kecamatan Bantaran bagian bawah, namun demikian masyarakat di wilayah atas Kecamatan Kuripan masih membutuhkan tambahan sumber air untuk mendukung aktivitas pertanian. pr-02/dsy

Berita Terbaru

Hadapi Kekeringan, Pemkab Situbondo Tambah Distribusi 5.000 Liter Air ke Desa Terdampak

Hadapi Kekeringan, Pemkab Situbondo Tambah Distribusi 5.000 Liter Air ke Desa Terdampak

Rabu, 02 Sep 2026 13:31 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk memenuhi kebutuhan air bersih kebutuhan warga terdampak kekeringan tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa…

Demi Keamanan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Disesuaikan Jalur SUTET

Demi Keamanan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Disesuaikan Jalur SUTET

Rabu, 02 Sep 2026 13:23 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti jalur SUTET pada lokasi lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat (SR), Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung…

Lewat Program ACT, Dinkes Tulungagung Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Lewat Program ACT, Dinkes Tulungagung Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa

Rabu, 02 Sep 2026 13:18 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Melalui program Assertive Community Treatment (ACT), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, komitmen untuk memperkuat…

Tekankan Pembangunan TPA Mrican, Pemkab Ponorogo Masih Tunggu SK Kemenhut

Tekankan Pembangunan TPA Mrican, Pemkab Ponorogo Masih Tunggu SK Kemenhut

Rabu, 02 Sep 2026 13:16 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementerian Kehutanan terkait penggunaan lahan proyek yang masih proses tunggu,…

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur sepanjang Januari-Juli 2026 bergerak b…

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat inflasi Jawa Timur pada Agustus 2026 mencapai 3,32 persen secara tahunan (…