SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka menghidupkan kembali kemandirian ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mencanangkan gelaran kegiatan "Jumat Sore" yang digagas untuk menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Alun-alun Reksogati, Caruban agar tidak terus-menerus bergantung pada fasilitasi pemerintah, melainkan bertumpu pada kekuatan komunitas.
Melalui wadah paguyuban dan komunitas yang solid, kemandirian pelaksanaan acara dinilai sangat mungkin terwujud. Oleh karenanya, para pelaku usaha harus berani mengambil inisiatif untuk menciptakan ruang kreatif mereka sendiri. Pasalnya, program "Jumat Sore" ini menerapkan sistem transisi pengelolaan secara bertahap.
Baca juga: Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga
"Masyarakat itu harus berani menciptakan sendiri event-nya tanpa bergantung pemerintah. Melalui komunitas dan paguyuban, itu pasti bisa asalkan bersatu padu dan kompak," ujar Kepala Dinas Pariwista, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun Puji Rahmawati, Senin (25/05/2026).
Baca juga: Menteri UMKM Akui Sektor UMKM Terpukul
Pada awal peluncuran, acara dikelola penuh oleh pihak penyelenggara, yang kemudian mulai berbagi peran (50:50) di pertengahan jalan. Target besarnya, pada episode ke-13 mendatang, kegiatan ini akan bertransformasi total dan 100 persen di-handle oleh pedagang kaki lima (PKL).
Baca juga: Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK
Dan sejauh ini, respons masyarakat terhadap agenda mingguan ini terbilang sangat positif. Evaluasi di lapangan menunjukkan adanya dampak ekonomi yang nyata berupa peningkatan omset penjualan para pedagang yang cukup signifikan. Menariknya, peningkatan volume belanja pengunjung ini salah satunya terpantau dari indikator sederhana, yakni meningkatnya jumlah sampah di area kegiatan yang menandakan tingginya aktivitas transaksi. md-02/dsy
Editor : Redaksi