SurabayaPagi, Surabaya – Produsen otomotif JAECOO Indonesia memperluas jaringan distribusi dan layanan purna jual dengan meresmikan dealer baru di kawasan Jemursari, Surabaya.
Langkah ini dilakukan di tengah pertumbuhan pasar otomotif nasional, khususnya pada segmen kendaraan elektrifikasi yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Per Maret 2024, Penjualan Global Chery Omoda dan Jaecoo Tumbuh 18%
Dealer yang berlokasi di Jalan Raya Jemursari No. 213, Kecamatan Wonocolo tersebut mengusung konsep layanan terpadu 3S + BP (sales, service, spare parts, serta body and paint).
Dengan tambahan ini, jumlah jaringan dealer JAECOO di Indonesia mencapai 35 unit, dan ditargetkan bertambah hingga 80 dealer pada akhir 2026.
Ekspansi jaringan menjadi salah satu strategi pelaku industri otomotif untuk memperkuat penetrasi pasar, terutama di wilayah dengan kontribusi ekonomi besar seperti Jawa Timur.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyebut kawasan ini memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, baik dari sisi permintaan kendaraan maupun kebutuhan layanan purna jual.
Selain memperluas akses konsumen, pembangunan jaringan dealer juga menjadi indikator meningkatnya persaingan di industri otomotif, khususnya pada segmen kendaraan ramah lingkungan.
Seiring dengan dorongan transisi energi dan kebijakan pemerintah, permintaan terhadap kendaraan listrik dan hybrid mulai menunjukkan tren positif.
Dealer JAECOO Jemursari berdiri di atas lahan lebih dari 4.500 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 4.300 meter persegi.
Fasilitas ini dilengkapi showroom, area servis, serta layanan perbaikan bodi dan pengecatan. Untuk mendukung layanan purna jual, tersedia 15 service bay dengan kapasitas hingga 45 kendaraan per hari.
Selain itu, dealer juga menyediakan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik serta layanan servis ke rumah (home service), yang menjadi bagian dari adaptasi pelaku industri terhadap perubahan perilaku konsumen yang menginginkan layanan lebih praktis.
Director Mentari Group, Adeline Hadijanto, menyatakan kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat layanan sekaligus menjangkau konsumen di Surabaya dan sekitarnya.
Dari sisi produk, JAECOO mulai menghadirkan lini kendaraan elektrifikasi sebagai bagian dari strategi mengikuti tren global menuju mobilitas rendah emisi.
Perusahaan mencatat salah satu model kendaraan listriknya membukukan penjualan lebih dari 10 ribu unit secara retail sepanjang Januari hingga April 2026.
Sementara itu, pada segmen kendaraan hybrid, model plug-in hybrid yang dikembangkan perusahaan disebut mampu menempuh jarak lebih dari 1.600 kilometer dalam satu kali pengisian bahan bakar dan baterai, mencerminkan perkembangan teknologi efisiensi energi di industri otomotif.
Penguatan jaringan dealer dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung adopsi kendaraan elektrifikasi, mengingat konsumen masih mempertimbangkan aspek layanan purna jual, ketersediaan infrastruktur, serta kemudahan perawatan.
Dengan ekspansi jaringan yang terus dilakukan, pelaku industri otomotif diharapkan mampu menangkap peluang pertumbuhan pasar domestik sekaligus mendorong percepatan transisi menuju kendaraan berbasis energi baru di Indonesia.
Editor : Redaksi