Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan mencakup semua kelompok usia (dari bayi baru lahir hingga lansia). Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan siklus hidup, seperti pemeriksaan tumbuh kembang anak hingga skrining penyakit metabolik (diabetes, hipertensi dan obesitas) untuk dewasa dan lansia. 

Baca juga: Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

drg. Firmanni Finishia PIC di dampingi Candra Setyaningtiyas Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas Sidoarjo, mengatakan target kegiatan CKG yang dilakukan Puskesmas Sidoarjo 52 persen dari jumlah penduduk, "Bila penduduknya diperkirakan 104 ribu itu berarti sekitar 60 ribu lebih yang harus di CKG dalam setahun" Tandas Candra Setyaningtiyas.

Lebih lanjut juga disebutkan sasaran CJG ini adalah siklus hidup mulai dari bayi lahir, balita, anak prasekolah TK, anak sekolah dan remaja kemudian dewasa usia produktif, lansia dan ibu hamil.

"Kalau ibu hamil lokasi CKGnya di puskesmas bersamaan dengan kontrol kesehatan kehamilan dan bayi baru lahir CKGnya dilakukan dengan jejaring rumah sakit dan bersalin (RB)." Tambahnya.

Sedangkan CKG untuk anak balita, Puskesmas Sidoarjo bekerjasama dengan Posyandu, sedikitnya ada 82 Posyandu yang ada di 7 kelurahan dan 2 desa diTK Kecamatan Sidoarjo. Sementara itu untuk kelompok umur lansia juga dilayani di Posyandu selain di Puskesmas Sidoarjo.

"Jadi pengertiannya Posyandu saat ini sudah mampu melayani CKG seluruh siklus hidup, mulai dari bayi, kakaknya usia sekolah, dewasa ibunya dan lansia mampu ditangani secara maksimal di Posyandu." Papar Candra.

Kemudian CKG untuk kelompok usia pra sekolah dan sekolah, Puskesmas Sidoarjo juga gencar melakukan road show disekolah 72 TK dan PAUD, ditambah lagi di sekolah SD, SMP, SMA, SMK dan Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Sidoarjo Kota. "Seperti yang sudah dilakukan ada SMK yang anak didiknya 700 hingga siswa maka tim CKG puskesmas sampai 2 hari untuk menuntas cek kesehatan di sekolah tersebut" Tambah dr. Firmanni.

CKG Komunitas

Baca juga: Pansel Calon Direksi (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo Tuai Sorotan

Demi memenuhi target tahun ini CKG ada program terbaru yakni tim CKG Sidoarjo berkerja sama dengan desa serta kader kesehatan untuk mengadakan CKG untuk jamaah di masjid, seperti yang telah dilakukan CKG di Masjid Kelurahan Sidokare.

"Sasarannya Bapak bapakgegetg kelompok umur dewasa jamaah Masjid yang jarang datang di Posyandu." Ungkapnya.

Kemudian untuk memenuhi target 52 persen Tim CKG juga mennyasar komunitas senam setiap Minggu di desa dan kelurahan dan komunitas hidup sehat di Car Free Day Alun alun Sidoarjo setiap Minggu.

"Pokoknya ada setiap momentum keramaian dan kumpul kumpul tim CKG berupaya untuk hadir di tengah komunitas, seperti komunitas wali murid atau komite sekolah mengadakan kegiatan tim CKG berupaya hadir untuk memberikan pemeriksaan kesehatan." Paparnya.

Baca juga: Marak Dispensasi Nikah Anak, Angka Perceraian di Sidoarjo Tembus 2.640 Perkara

Kegiatan CKG Puskesmas Sidoarjo terlaksana di internal puskesmas dan eksternal dilapangan sejumlah titik strategis, mulai dari event sekolah, posyandu, desa dan kelurahan, event CFD, komunitas senam, hingga institusi lingkungan kerja serta tempat ibadah, termasuk di Masjid.

Tujuannya mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya deteksi dini PTM.

“Kami ingin masyarakat semakin peduli terhadap kesehatannya sendiri," katanya.

Melalui program CKG ini, Puskesmas Sidoarjo berharap dapat membantu masyarakat mengenali potensi risiko kesehatan sejak dini serta mendorong warga untuk rutin memeriksakan kondisi tubuhnya. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kasus penyakit tidak menular dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat serta produktif.  Hdk/Hik

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru