SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pada umumnya, setelah Hari Raya Idul Adha harga daging umumnya cenderung turun karena pasokan melimpah. Namun tahun ini justru terjadi sebaliknya. di Pasar Baru Porong, Sidoarjo, harga komoditas daging sapi justru mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. sehingga memicu sepi pembeli dan turut merugikan para penjual.
Untuk diketahui, saat ini harga daging sapi kualitas standar dijual sekitar Rp130 ribu per kilogram (Kg). Sementara daging kualitas pilihan mencapai Rp140 ribu per kilogram. Sementara itu, kenaikan harga bukan karena tingginya permintaan masyarakat, melainkan harga sapi dari peternak dan pemasok yang sudah lebih dulu naik.
"Kalau sekarang daging biasa sekitar Rp130 ribu per kilo, sedangkan yang kualitas super sudah Rp140 ribu per kilo. Pembeli malah sepi. Tapi kami juga tidak bisa menurunkan harga karena modal membeli sapi sudah mahal. Kalau dijual murah ya rugi," jelas Syaiful, pedagang daging sapi di Pasar Baru Porong, Minggu (19/07/2026).
Lebih lanjut, Syaiful mengaku kondisi penjualan saat ini jauh menurun dibanding beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya mampu menjual hingga puluhan kilogram daging setiap hari, kini stok 10 kilogram saja terkadang belum habis terjual.
"Dulu waktu harga masih sekitar Rp80 ribu sampai Rp90 ribu per kilo, sehari bisa habis sampai 80 sampai 100 kilogram. Sekarang ambil 10 kilogram saja kadang belum habis," ungkapnya.
Menurut para pedagang, tingginya harga daging dipicu terbatasnya stok sapi siap potong setelah Idul Adha, ditambah kenaikan biaya pakan, perawatan ternak, serta distribusi dari peternak ke pasar. Sehingga, para pedagang berharap pasokan sapi kembali normal sehingga harga daging dapat berangsur turun dan daya beli masyarakat kembali meningkat. sd-01/dsy
Editor : Redaksi