SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak.
Puluhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sidoarjo yang bakal direhab tersebut saat ini telah memasuki tender, tahap lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Baca juga: Material Mudah Terbakar, Gudang Plastik Bekas di Sidoarjo Hangus Dilahap si Jago Merah
Mayoritas proyek rehabilitasi tersebut didominasi sekolah dasar yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Muchamad Bayu Seto kharisma Wicaksono, ST., MT. yang akrab disapa Bayu Seto Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dikbud Sidoarjo mengatakan rehabilitasi sekolah menjadi bagian penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan proses belajar mengajar.
“Sekolah yang masuk proses lelang memang didominasi sekolah dasar karena kebutuhan perbaikannya cukup banyak,” katanya.
Sedangkan sekolah SMP Negeri yang bakal di rehab diantara SMPN 1 Gedangan.
Deretan sekolah rusak yang telah yang telah memasuki tahap lelang di antaranya rehabilitasi berat SDN Entalsewu dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sekitar Rp 1,3 miliar.
Baca juga: Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis
Rehabilitasi dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan sekolah, mulai dari kerusakan ringan hingga berat.
“Rehabilitasi dilakukan untuk memperbaiki kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih nyaman dan aman,” jelasnya.
Selain sekolah yang telah masuk tahap lelang, pihaknya juga masih melakukan evaluasi terhadap sekolah lain yang dinilai membutuhkan penanganan segera.
Tak hanya mengandalkan APBD daerah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga mengusulkan bantuan rehabilitasi sekolah kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Baca juga: Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita
Bantuan perbaikan dari Kemendikdasmen untuk sekolah di Sidoarjo dikerjakan secara swakelola.
Sekolah yang masuk kategori rehabilitasi berat antara lain SDN Krian 1, SDN Semampir 1, SDN Becirongengor, SDN Kedungturi, SDN Cemengbakalan 2, SDN Kramat Temenggung, SDN Cemengkalang,
Sementara itu, sekolah yang masuk kategori rehabilitasi ringan meliputi SDN Semambung 2, SDN Kepuhkiriman 2, SDN Kenongo 2, SDN Sawotratap 1, SDN Pagerwojo. Hdk/hik
Editor : Redaksi