SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan mitigasi pasca-bencana di daerah yang rawan terhadap fenomena tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, bergerak cepat (gercep) membentuk Tim Pengkajian Kebutuhan Pasca-bencana (Jitupasna) dengan mengoptimalkan mitigasi bencana, yang dilakukan karena penanganan pasca-bencana selama ini dinilai masih membutuhkan waktu cukup panjang akibat proses koordinasi lintas instansi.
Pembentukan tim tersebut diupayakan untuk memastikan penanganan pasca-bencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.
Baca juga: Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga
"Tim ini dibentuk untuk mempercepat asesmen dampak bencana, menghitung kerusakan dan kerugian secara akurat, serta menyusun kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana. Sehingga, dengan adanya Jitupasna ini, Insya Allah dalam menangani setelah kejadian bencana bisa lebih cepat dan efisien. Kami tidak ingin masyarakat terlalu lama merasakan dampak dan trauma akibat bencana," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto, Selasa (16/06/2026).
Baca juga: Terapkan Kebijakan Pangkas Jarak, Pemkab Madiun Mutasi 450 guru dan PPPK
Lebih lanjut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis mengatakan Tim Jitupasna melibatkan 10 organisasi perangkat daerah (OPD), 90 Desa Tangguh Bencana (Destana), PMI, serta Basarnas Kabupaten Madiun. Sejumlah OPD yang terlibat di antaranya BPBD, Dinsos, Dinkes, Satpol PP dan Damkar.
Berdasarkan hasil kajian, tim nantinya akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program, alokasi anggaran, hingga pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terintegrasi. Selain memperkuat penanganan pasca-bencana, Pemkab Madiun juga mulai mengantisipasi potensi bencana saat musim kemarau, terutama kebakaran hutan, lahan, dan permukiman.
Baca juga: Masuki Masa Tua, Pemkab Madiun Ajak Lansia Terapkan Pola Hidup Sehat dan Mandiri
Dan untuk mendukung kesiapsiagaan, Pemkab Madiun juga memastikan sarana, prasarana, serta anggaran penanggulangan bencana di musim kemarau yang telah disiapkan. Di antaranya, tandon air bersih, tangki pengangkut distribusi air bersih, dan alat pemadam kebakaran. md-02/dsy
Editor : Redaksi