SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat untuk mempercepat transformasi digital administrasi kependudukan. Pihaknya terus mengejar target aktivasi karena angka capaian saat ini masih perlu digenjot secara masif. Salah satunya dengan menggelar layanan keliling aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
"Target sasaran kita cukup besar, sekitar 2 juta penduduk wajib KTP. Saat ini yang teregistrasi baru berkisar 98 ribu jiwa," jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember Bambang Saputro, Senin (29/06/2026).
Baca juga: Plt Bupati Sidoarjo Genjot Perekaman KTP-el Pemula dan Perbanyak Aktivasi IKD
Oleh karena itu, strategi jemput bola, seperti di Lapangan JSG, instansi dan kampus-kampus, akan terus diintensifkan agar masyarakat semakin mudah mengakses tanpa harus mengantre di kantor dinas. Upaya masif ini terus dikejar mengingat target sasaran yang cukup besar. Berdasarkan data terbaru dari Disdukcapil Jember, hingga saat ini capaian aktivasi IKD di Kabupaten Jember baru menyentuh angka 98.631 jiwa.
"Langkah jemput bola ini sengaja dilakukan untuk mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat. Untuk jumlah tersebut masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan total wajib KTP di Kabupaten Jember yang mencapai kurang lebih 2 juta penduduk. Oleh karena itu, skema jemput bola dinilai menjadi solusi paling efektif saat ini," paparnya.
Perlu diketahui, dengan adanya Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang menawarkan kepraktisan tingkat tinggi dibandingkan dengan kartu fisik, masyarakat tidak perlu lagi khawatir dengan risiko kartu identitas tertinggal, rusak, ataupun hilang. "Masyarakat tidak perlu khawatir lagi e-KTP-nya rusak atau tertinggal, karena semua sudah aman dalam satu aplikasi di smartphone. Kami berharap masyarakat Jember bisa memanfaatkan momentum layanan keliling ini dengan baik demi kelancaran akses berbagai layanan publik ke depan," jelasnya. jr-01/dsy
Editor : Redaksi