Musim Kemarau, Pemkab Bangkalan Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak

surabayapagi.com
Pemkab Bangkalan mulai menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan. SP/Foto:Pemkab Bangkalan

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Selama musim kemarau kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, mulai menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih, atas usulan warga melalui aparat desa dan dilakukan langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bangkalan.

"Sesuai laporan yang kami terima malam ini, ada sebanyak 20 desa yang telah mengajukan bantuan air bersih ke Pemkab Bangkalan," jelas Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Selasa (07/07/2026).

Baca juga: Sumur SPAM di Jombang Dipantau Ketat, Antisipasi Krisis Air Bersih Selama Kemarau

Pada tahap awal, bantuan air bersih disalurkan ke dua desa di Kecamatan Tanah Merah, yakni Desa Padurungan dan Desa Pangeleyan. Dan sebanyak tiga mobil tangki diberangkatkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga. Sehingga, adanya pengiriman bantuan air bersih itu menjadi awal dari rangkaian distribusi bantuan air bersih ke seluruh wilayah yang membutuhkan.

Baca juga: Cegah Gagal Panen Ikan saat Kemarau, Pemkab Malang Optimalkan Teknologi Aerator

"Secara keseluruhan sudah ada sekitar 20 desa yang mengajukan bantuan. Atas arahan Bapak Bupati, BPBD bersama PDAM dan Dinas Sosial bersinergi dalam penyaluran bantuan ini. Semoga distribusi air bersih berjalan lancar, sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, dan dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan," ujar Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan M Zainul Qomar.

Baca juga: Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Lebih lanjut, untuk pendistribusian bantuan dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Dan saat ini, Pemkab Bangkalan terus berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi melalui langkah-langkah penanganan yang cepat, terukur, dan berkelanjutan. bg-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru