SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Untuk memastikan para penerima manfaat siap mengelola usaha peternakan secara mandiri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menggelar bimbingan teknis (bimtek) terkait pelaksanaan Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) secara serentak di tiga lokasi.
Kepala Bidang Peternakan Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, drh. Indra Firmansyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan bimtek secara bersamaan merupakan bagian dari percepatan implementasi Program GAYATRI Tahun 2026 dan diikuti sebanyak 242 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebelum memulai budidaya ayam petelur.
Baca juga: Lewat Konsumsi Protein Hewani, Pemkab Bojonegoro Gencar Tekan Stunting
"Hari ini Bimtek GAYATRI dilaksanakan secara serentak di tiga kecamatan. Tujuannya memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada KPM agar mampu memelihara ayam petelur dengan baik dan benar sehingga manfaat program dapat dirasakan secara maksimal," ujarnya, Rabu (22/07/2026).
Baca juga: Peternak di Kota Batu Hadapi Krisis Bahan Baku Ekstrem hingga Harga Telur Anjlok
Diketahui, di Kecamatan Dander, kegiatan diikuti 80 KPM yang berasal dari Desa Dander, Growok, Jatiblimbing, Karangsono, Ngraseh, Ngunut, Sendangrejo, dan Sumberarum. Sementara itu, di Pendopo Kecamatan Sumberrejo, sebanyak 80 KPM dari Desa Bogangin, Deru, Jatigede, Karangdowo, Pakuwon, Sumberrejo, Talun dan Sumuragung mendapatkan materi yang sama. Adapun di Balai Desa Sambongrejo, pelatihan diikuti 82 KPM yang berasal dari Desa Sambongrejo, Kedungrejo, Mlinjeng, Kayulemah, Tlogohaji, Tulungrejo, Ngampal dan Butoh.
Baca juga: Jadi Angin Segar, Situbondo Fasilitasi Peternak Ayam Petelur Pasok ke SPPG
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Program GAYATRI diharapkan mampu melahirkan semakin banyak peternak ayam petelur mandiri di Bojonegoro. Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis peternakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. bj-01/dsy
Editor : Redaksi