Terima 13.091 Aduan Warga, Hotline Lapor Cak Eri Sudah Tangani 99 Persen

surabayapagi.com
Ilustrasi. Aduan masyarakat di Hotline Lapor Cak Eri. SP/SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti fasilitas aduan masyarakat, melalui Hotline Lapor Cak Eri pada 11 Mei hingga 31 Juli 2026 telah menerima 13.091 pengaduan warga sejak diluncurkan. Data tersebut menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam menyampaikan berbagai persoalan di Surabaya. 

Dan dari jumlah tersebut, 13.058 laporan telah dituntaskan, sedangkan 33 laporan lainnya masih dalam proses penanganan. Sedangkan untuk keluhan terbanyak berkaitan dengan parkir, disusul lalu lintas, pedagang kaki lima (PKL), pendidikan, dan persoalan sosial kemasyarakatan. Banyaknya laporan yang masuk bukan berarti kualitas pelayanan menurun. Namun, warga kini semakin aktif memanfaatkan kanal pengaduan untuk menyampaikan persoalan yang ditemui di lapangan.

Baca juga: DLH Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Laporkan Pelaku Pencurian Fasilitas Umum Pemkot

“Semakin banyak masyarakat menyampaikan laporan, semakin banyak persoalan riil yang bisa dipetakan. Data inilah yang menjadi dasar pemerintah menentukan kebijakan dan prioritas pelayanan,” jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Eddy Christijanto, Selasa (04/08/2026).

Baca juga: Demi Jaga Estetika Kota, Pemkot Minta Pagar Mal di Surabaya Tak Terlalu Tinggi

Ia menjelaskan, Hotline Lapor Cak Eri dirancang agar setiap laporan mendapat respons maksimal dalam waktu 1×24 jam. Standar tersebut diterapkan hingga tingkat perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan agar penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi.

Eddy juga mengimbau warga menyertakan informasi lokasi serta foto pendukung saat mengirim laporan. Kelengkapan data dinilai dapat mempercepat proses verifikasi dan penanganan di lapangan. Menurutnya, seluruh data pengaduan tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan laporan satu per satu, tetapi juga menjadi dasar evaluasi dalam menentukan prioritas kebijakan dan pelayanan publik.

Baca juga: Surabaya Gagal Jadi Tuan Rumah Final Piala Presiden, Eri Cahyadi: Harus Dihormati

Melalui sistem pengaduan tersebut, Pemkot Surabaya berharap setiap keluhan masyarakat tidak hanya berakhir sebagai laporan administrasi, tetapi menjadi dasar perbaikan pelayanan publik secara berkelanjutan. “Evaluasi penyelenggaraan parkir kami lakukan setiap hari. Dasarnya bukan asumsi, tetapi data pengaduan masyarakat. Target kami bukan hanya menjawab laporan, tetapi memastikan setiap pengaduan benar-benar ditindaklanjuti dan memberikan solusi,” tegas Eddy. sb-04/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru