SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo meluncurkan program promosi bertajuk “EVplore” di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Rabu (5/8/2026).
Program ini menjadi bagian dari upaya PLN mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di sektor pariwisata sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Baca juga: Resmikan SPKLU di Universitas Muhammadiyah Malang, PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Peluncuran EVplore ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PLN UP3 Ponorogo dan Museum & Galeri SBY-Ani.
Melalui program tersebut, PLN memberikan voucher cashback senilai Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah) atas pembelian tiket masuk Museum & Galeri SBY-Ani.
Promo berlaku bagi 10 pengunjung pertama pengguna kendaraan listrik setiap hari hingga 31 Agustus 2026.
Untuk memperoleh voucher, pengunjung pengguna kendaraan listrik cukup menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kepada petugas museum.
Voucher tersebut dapat dimanfaatkan pengunjung untuk berbagai transaksi yang tersedia melalui aplikasi PLN Mobile.
Selain menghadirkan program promosi, PLN juga memperkuat dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik di kawasan wisata yang diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya.
Saat ini, kawasan Museum & Galeri SBY-Ani telah dilengkapi dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berteknologi pengisian cepat (fast charging) dengan kapasitas total 47 kilowatt (kW) dan dua nozzle yang dapat digunakan secara bersamaan.
Kehadiran fasilitas tersebut sekaligus menjadikan Museum & Galeri SBY-Ani sebagai museum pertama di Jawa Timur yang menyediakan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik bagi pengunjung.
Baca juga: PLN Perluas Akses Pengisian Daya Mobil Listrik di Tol Solo Ngawi dan Ponpes Al-Fatah Temboro
Direktur Administrasi dan Bisnis Museum & Galeri SBY-Ani, Nabila Amalina, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut selaras dengan visi museum dalam menghadirkan ruang edukasi sejarah yang turut mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan prinsip keberlanjutan.
“Kolaborasi ini menjadi sinergi positif dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui program EVplore, kami berharap semakin banyak masyarakat tertarik untuk berkunjung dan menikmati pengalaman wisata edukatif, sekaligus mendukung pemanfaatan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” ujar Nabila.
Menurutnya, ketersediaan SPKLU menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan keyakinan masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik.
“Bagi masyarakat, efisiensi biaya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih kendaraan listrik. Kami berharap dengan semakin masifnya kehadiran SPKLU di Pacitan dapat memberikan kemudahan dan rasa aman bagi masyarakat, sehingga dapat mempercepat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, menilai kehadiran SPKLU di destinasi wisata menjadi salah satu bentuk kesiapan Kabupaten Pacitan dalam mendukung percepatan transisi energi nasional.
Baca juga: Jelang HUT ke 81 RI, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Piala Presiden Elite 2026
Menurutnya, ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai akan semakin meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi yang lebih ramah lingkungan.
“Kami mengapresiasi komitmen PLN yang terus memperluas ekosistem kendaraan listrik melalui percepatan infrastruktur SPKLU, termasuk di kawasan destinasi wisata. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi wisatawan saat berkunjung ke Pacitan,” ujar Gagarin.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa program EVplore merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik dengan menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat, termasuk saat melakukan perjalanan wisata.
Ia menambahkan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik perlu didukung dengan ketersediaan infrastruktur pengisian daya serta layanan digital yang mudah diakses oleh masyarakat.
“Melalui EVplore, kami ingin menunjukkan bahwa penggunaan kendaraan listrik tidak hanya memberikan manfaat dari sisi efisiensi dan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman berwisata yang nyaman dan menyenangkan. Kami berharap sinergi antara PLN, sektor pariwisata, dan pemerintah daerah dapat mempercepat transisi energi bersih di Kabupaten Pacitan,” pungkas Eric.
Editor : Redaksi