SURABAYAPAGI.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat mewaspadai minyak goreng yang memiliki bau tidak normal. Imbauan ini disampaikan setelah ditemukan MinyaKita berbau minyak tanah atau solar yang diproduksi salah satu produsen di Karanganyar, Jawa Tengah.
Operasional pabrik produsen minyak goreng MinyaKita, PT Kusuma Mukti Remaja (KMR), Kabupaten Karanganyar, ditutup setelah ditemukan produk MinyaKita yang memiliki bau seperti minyak tanah atau solar.
Baca juga: BPOM Dorong Budaya Keamanan Pangan, Tekankan Pencegahan Risiko dari Hulu Produksi
Produk tersebut diketahui berada dalam paket bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang telah didistribusikan kepada 1.203 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan pengawasan setelah menerima pengaduan masyarakat terkait MinyaKita yang berbau seperti solar.
Baca juga: Balai POM Bima Perkuat Peran Kader Sekolah dalam Mewujudkan Budaya Keamanan Pangan
Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan sarana produksi hingga pengujian laboratorium terhadap produk.
“Terkait Minyakita berbau solar dari bantuan pangan pemerintah, BPOM telah melakukan serangkaian tindakan pengawasan sejak menerima pengaduan masyarakat, meliputi pemeriksaan sarana produksi dan pengujian laboratorium,” kata Taruna dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Minggu (9/8/2026).
Baca juga: BPOM Tekan Harga Obat, Ubah Kemasan
Hasil pengujian laboratorium menyimpulkan produk tersebut Tidak Memenuhi Syarat (TMS). BPOM kemudian menghentikan peredaran produk dan mengamankan produk yang berada di sarana produksi. ec,he
Editor : Redaksi