Sosialisasikan Pajak, Pemdes Kedungbocok Gandeng Ludruk Karya Baru

Reporter : Juma'in Koresponden Sidoarjo

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik kembali mensosialisasikan pajak bumi dan bangunan (PBB). Kali ini,  melalui media kesenian tradisional dengan menggandeng ludruk karya baru dari Kota Mojokerto.

Melalui hiburan tradisional ini, diharapkan agar masyarakat  tertib dalam membayar PBB. Kegiatan berlangsung di halaman pendopo kantor desa setempat, Sabtu (29/8/2026) malam tampak semarak.

Baca juga: Meriahkan HUT RI ke 81, Warga Dusun Kawur Gelar Jalan Sehat

Ratusan warga desa Kedungbocok dan sekitarnya pun tampak antusias hadir dan mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Pada kesempatan ini, Kepala Desa (Kades) Kedungbocok, Hajah Khoirun Nisak pun menyempatkan menyapa masyarakat yang hadir.

Kepatuhan membayar pajak menjadi salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Pemdes Kedungbocok pun mengajak masyarakat meningkatkan ketertiban dalam memenuhi kewajiban membayar PBB.

Kades Kedungbocok, Hajah Khoirun Nisak mengatakan, membayar pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk gotong royong masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Baca juga: Pemkab Trenggalek Bebaskan Denda dan Diskon Relaksasi BPHTB 50 Persen

Menurutnya, setiap rupiah uang pajak yang dibayarkan warga akan masuk ke kas daerah dan digunakan untuk membiayai pembangunan serta berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. 

’’Karena itu, mari kita tunaikan kewajiban ini dengan baik,’’ katanya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem hingga 10 Hari tak Melaut, Nelayan Sidoarjo: Minim Tangkapan Ikan

Guna memudahkan masyarakat, lanjutnya, pembayaran PBB kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal layanan yang disediakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Sidoarjo. 

’’Berbagai kemudahan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin tertib dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban pajaknya,’’ harapnya. jum

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru