SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyempatkan diri mengunjungi Kantor UPTD PPPA Kabupaten Sidoarjo usai menjenguk para korban keracunan MBG yang dirawat intensif di RSUD RT. Notopuro Sidoarjo.
Hal ini menandai keseriusan negara dalam memberikan perlindungan darurat bagi anak-anak yang menjadi korban insiden. Dalam kunjungan lapangan tersebut, Menteri PPPA memastikan aspek kesehatan fisik dan mental mendapatkan perhatian setara. Kehadiran pejabat tinggi negara ini sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi situasi krisis yang berdampak pada anak-anak.
Baca juga: Banyaknya Keracunan MBG, Diduga Disebabkan Persaingan Usaha
Menanggapi instruksi langsung tersebut, Kepala UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo, Machwijatul Aniqoh, S.KM., M.M., menyatakan bahwa pihaknya langsung menggerakkan seluruh sumber daya manusia untuk siaga penuh. UPTD PPA Sidoarjo menempatkan konselor dan psikolog klinis guna memberikan layanan trauma healing secara intensif kepada para korban dan keluarga yang mendampingi.
Menurutnya, pemulihan psikologis anak-anak adalah prioritas utama agar trauma pasca-insiden tidak berlarut-larut dan mengganggu tumbuh kembang mereka ke depan.
Langkah cepat di tingkat teknis lapangan ini juga diperkuat oleh jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sidoarjo. Prastiwi Trijanti, pejabat senior di lingkungan DP3AKB Sidoarjo, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga terus dioptimalkan untuk memastikan seluruh hak anak terpenuhi selama masa pemulihan. Pihaknya membuka akses seluas-luasnya melalui hotline resmi UPTD PPA di nomor 031-8057037 serta layanan pesan cepat WhatsApp di 081329920683 bagi masyarakat atau keluarga korban yang membutuhkan intervensi lanjutan.
Baca juga: Muslimat NU Sidoarjo Perkuat Trauma Healing Korban KDRT Lewat Pendekatan Makan Bergizi Gratis
Melalui kolaborasi erat antara Kementerian PPPA, DP3AKB, dan UPTD PPA Sidoarjo, penanganan korban kini berjalan secara terpadu dan terstruktur. Pemerintah berkomitmen mengawal proses pemulihan ini hingga tuntas, sehingga anak-anak korban insiden dapat segera kembali ke lingkungan sekolah. (Hdk/hik)
Editor : Redaksi