SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini sejumlah warga ramai-ramai berburu ikan mabuk di bawah sungai Jembatan Jagir Wonokromo, Surabaya. Banyaknya warga yang turun ke tepi sungai membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat. Pasalnya, mereka memenuhi jembatan dan tepian Sungai Jagir untuk menangkap ikan yang mengapung di permukaan air.
Sebagian warga juga membawa senter untuk membantu penerangan saat mencari ikan. Aktivitas tersebut menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di Jembatan Jagir. Sehingga membuat sejumlah kendaraan yang melintas terlihat berjalan perlahan karena ramainya warga di sekitar jembatan.
Baca juga: Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan
Warga yang mendapatkan ikan kemudian menjual hasil tangkapannya di pinggir jalan. Salah satunya Sri (52), warga Lumumba, Wonokromo. Ia menjual ikan mabuk hasil tangkapan suaminya. "Sejak Magrib tadi mulai terlihat," kata Sri, Senin (07/09/20260.
Baca juga: Warga Lidah Wetan Surabaya Terpaksa Mandi Pakai Air Galon Imbas PDAM Mampet Berhari-hari
Lebih lanjut, Sri mengatakan, ikan yang didapat suaminya cukup banyak. Karena itu, ia memilih menjual sebagian hasil tangkapan tersebut. Dari hasil tangkapan warga, ikan yang ditemukan didominasi jenis ikan bader dan ikan rengkik.
Baca juga: Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir
"Karena kebanyakan ya kita jual. Harganya terserah berapa, mungkin Rp 10 ribu per kilo," lanjutnya. sb-06/dsy
Editor : Redaksi