SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini sejumlah warga ramai-ramai berburu ikan mabuk di bawah sungai Jembatan Jagir Wonokromo, Surabaya. Banyaknya warga yang turun ke tepi sungai membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat. Pasalnya, mereka memenuhi jembatan dan tepian Sungai Jagir untuk menangkap ikan yang mengapung di permukaan air.
Sebagian warga juga membawa senter untuk membantu penerangan saat mencari ikan. Aktivitas tersebut menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di Jembatan Jagir. Sehingga membuat sejumlah kendaraan yang melintas terlihat berjalan perlahan karena ramainya warga di sekitar jembatan.
Baca juga: Kali Surabaya Tercemar: Warga Keluhkan Air PDAM Keruh, Berbusa hingga Berbau Kimia
Warga yang mendapatkan ikan kemudian menjual hasil tangkapannya di pinggir jalan. Salah satunya Sri (52), warga Lumumba, Wonokromo. Ia menjual ikan mabuk hasil tangkapan suaminya. "Sejak Magrib tadi mulai terlihat," kata Sri, Senin (07/09/20260.
Baca juga: Dorong Budaya Literasi Anak Usia Dini, Dispusip Surabaya Kembangkan Perpustakaan Digital
Lebih lanjut, Sri mengatakan, ikan yang didapat suaminya cukup banyak. Karena itu, ia memilih menjual sebagian hasil tangkapan tersebut. Dari hasil tangkapan warga, ikan yang ditemukan didominasi jenis ikan bader dan ikan rengkik.
Baca juga: Hampir Rampung, Revitalisasi Fisik 16 Pasar Surabaya Baru Capai 65 Persen
"Karena kebanyakan ya kita jual. Harganya terserah berapa, mungkin Rp 10 ribu per kilo," lanjutnya. sb-06/dsy
Editor : Redaksi