Dalam Sepekan Polres Blitar Kota bekuk Lima Pengedar Narkoba

surabayapagi.com
Para pelaku ditunjukkan saat rilis di mapolres. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota tak ingin wilayah hukumnya di acak acak pengedar narkoba (sabu-sabu). Hal itu dibuktikan dalam sepekan, petugas berhasil  menangkap lima orang pengedar narkoba jenis sabu di Blitar. Mereka diantaranya  AW alias Mbolet (41) warga Desa Tawang Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, AW Alias Begok (22) warga  Desa Besuki Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.  

 

Baca juga: Petugas Gabungan Polres Blitar Kota Jaring Puluhan Motor Berknalpot Brong

Kemudian ADP alias Petruk (25) warga  Desa Tlogo Kecamatan  Kanigoro Kabupaten Blitar, IW Alias Paini (32) warga Desa Purworejo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar dan NF alias Nasi  (48) warga Desa Tlogo Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. 

Kapolres Blitar Kota AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan S.IK M.Si mengatakan, dari lima tersangka tersebut polisi mengamankan barang bukti 24,28 gram sabu senilai Rp 40 juta.

Termasuk juga mengamankan barang bukti lain, diantaranya tiga timbangan digital, lima buah HP berbagai merk, 3 alat hisap sabu dan 5 buah pipet kaca.

Baca juga: Curhat Kamtibmas, Warga Disilahkan Sampaikan Uneg-uneg

 

"Lima kasus ini diungkap mulai November sampai awal Desember. Jadi ada lima kasus yang berhasil diungkap. Dari lima kasus ada lima tersangka. Dari pengungkapan ini berhasil menyelamatkan 300 orang dari penyalahgunaan narkoba," ujar Yudhi, dalam pers rilisnya di Mapolres Blitar Kota, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Tukang Tato Nyambi Jual Pil Koplo

Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI  Nomor 35 tahun 2009 dan  Pasal 112 ayat (2) UU RI  No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal  5 tahun penjara  maksimal seumur hidup.

"Jadi minimal hukuman 5 tahun penjara maksimal seumur hidup dengan denda 10 Miliar. Rata-rata yang kami amankan ini statusnya pengedar," pungkas Pamen Polri yang juga ahli bela diri ini. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru