Recall Besar-besaran di AS, Nasib Tesla di Indonesia Bikin Ketar-ketir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Perusahaan Tesla Inc. SP/ JKT
Ilustrasi. Perusahaan Tesla Inc. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Belum lama ini terdapat kendala dari unit yang dipasarkan seiring adanya penarikan kembali unit atau recall yang dilakukan Amerika Serikat (AS) pada Desember 2023 lalu. 

Pada Desember 2023, Tesla Inc. mengumumkan recall hingga lebih dari 2 juta kendaraan setelah regulator keselamatan otomotif teratas AS, lantaran sistem bantuan pengemudi autopilot mereka tidak cukup melakukan upaya untuk mencegah penyalahgunaan. 

Berbeda dengan Indonesia, yang kini masih terus mengedukasi konsumen terkait fitur autopilot yang disematkan pada mobil listrik Tesla. Agar tidak terjadi kesalahan hingga mengakibatkan kejadian yang fatal di kemudian hari. Jika terjadi, tentu hal itu bakal membuat pihak seller hingga Tesla Inc pun ketar-ketir.

Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim mengungkap, sejauh ini tidak ada masalah untuk unit Tesla yang dipasarkan oleh Prestige Motors karena fitur yang tersedia bukan bersifat autonomous.

“Autopilot memang restricted, sehingga tidak full autopilot. Bahkan fitur summon di Indonesia juga tidak bisa,” katanya, Kamis (02/05/2024).

Adapun, diketahui, Prestige Image Motorcars menjual unit Tesla secara daring melalui aplikasi Tokopedia. Dalam aplikasi tersebut harga OTR Tesla Model 3 dipatok Rp 1,75 miliar dengan booking fee sebesar Rp 99,99 juta dan masa pre-order sekitar 6-7 bulan.

Berikutnya, Tesla Model Y dibanderol seharga Rp 2 miliar dengan booking fee mencapai Rp 99,99 juta, dan down payment sebesar Rp 500 juta. Masa pre-order model ini juga memakan waktu sekitar 6-7 bulan. 

Sebagai informasi yang dilansir dari Bloomberg, sebelumnya langkah recall Tesla di Amerika Serikat atau AS adalah hasil dari penyelidikan bertahun-tahun soal cacat pada kendaraan yang dilakukan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA).  

Seorang juru bicara NHTSA mengatakan bahwa penyelidikan menemukan bahwa cara Tesla dalam menjaga keterlibatan pengemudi tidak memadai. Lebih lanjut, Tesla dalam laporannya berharap untuk mulai menerapkan perangkat lunak untuk menggabungkan kontrol dan peringatan tambahan pada atau segera setelah 12 Desember.

Kini, akibat recall besar-besaran di AS, mengakibatkan saham Tesla pun ikut turun 1,9% pada Kamis (14/12/2023) pukul 10 pagi waktu di New York. Sedangkan recall ini merupakan kali kedua tahun ini yang melibatkan sistem mengemudi otomatis Tesla, yang telah mendapat peningkatan pengawasan setelah ratusan kecelakaan, beberapa di antaranya mengakibatkan kematian. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…