Berawal Tak Bisa Membelikan Seragam Sekolah Anaknya, Sekarang Buka Konveks

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya- Bu Juhairiya (55) perempuan janda yang memiliki 4 anak ini awalnya dari tak bisa membelikan seragam sekolah anaknya sekarang sudah bisa buka konveksi dan buka toko baju sendiri. Awalnya Juhairiya tidak bisa menjahit karena kemauan dan tekadnya yang kuat kahirnya dia belajar menjahit dari rekan-rekannya. Motivasi awalnya menjahit adalah untuk menjahit seragam anaknya biar tidak usah membeli. “Selama lebih-kurang lebih 2 tahun belajar, di samping itu saya bertekad untuk memiliki mesin jahir sendiri, akhirnya saya menjual 3 ekor kambing untuk membeli mesin jahit dan membuka jasa terima jahit. Awal membuka jasa jahit saya hanya menerima 2 orang kunsumen saja. Iya mungkin masih awal, karena itu masyarakat masih meragukan akan kemampuan saya,” tuturnya saat ditemui Surabayapagi, Kamis (14/9). Berawal dari 2 pelanggan itu bisa membantunya promosi karena hasil jahitannya yang rapi. Pada bulan-bulan berikutnya pelanggannya meningkat sampai 30�n di bulan kenaikan sekolah itu pelangganya semakin bertambah karena pemesanan semakin melonjak. “Jika saya mengandalkan pemesanan dari kenaikan kelas, sampai kapanpun saya hanya berhenti sampai di situ, karena kenaikan kelas itu sifatnya musiman. Saya ingin memproduksi seragam sekolah secara komersial untuk saya kirim ke berbagai daerah. Akhirnya saya meminjam uang di koperasi sekitar Rp 150 juta dengan jaminan surat rumah. Itu sebuah keputusan besar yang saya ambil, karena kalau tidak seperti itu niat saya untuk memiliki konveksi hanya sekadar mimpi saja,” ungkapnya. Awal peminjaman dari koperasi itu dia buat untuk membeli segala keperluan untuk menambah keperluan konveksinya dan dia merekrut pegawai sebanyak 6 orang. Berjalannya waktu usaha semakin berkembang akhirnya hasil karya-karya itu dia kirim berbagai daerah seperti Jombang, Madura, Lamongan, Kediri dan Malang. “Selamanya ini alhamdullah konveksi berkembang dengan pemesanan semakin bertambah akhirnya saya membuka toko baju atau butik untuk menjual karya-karya saya sendiri. Untuk pegawai saya tambah 10 orang karena 6 orang yang dulu sudah kerepotan,” tambahnya. Setelah tanya soal omset yang didapat dari kedua usahanya itu, Juhairiya menyebutkan usahanya butik bisa mencapai Rp 20 juta dan dari konveksinya bisa mencapai Rp 100-150 jutaan. hem
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…