Mendaftar Cagub di DPP Partai Golkar, Khofifah Aka

KHOFIFAH DISETUJUI PRESIDEN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Khofifah Indar Parawansa tampaknya segera melepas jabatan Menteri Sosial (Mensos). Kabar dari sejumlah elit parpol di Jakarta, Presiden Jokowi telah memberikan restu kepada Ketua Umum PP Muslimat NU itu untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Tak lama setelah itu, Khofifah pun mendaftar sebagai calon gubernur (Cagub) melalui DPP Partai Golkar dan bertemu Ketua Umumnya, Setya Novanto. Ini berarti Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang saat ini menjabat Wagub Jatim bakal mendapat lawan berat di Pilgub yang akan digelar Juni tahun depan. Namun Gus Ipul punya modal cukup kuat, dengan dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan, masing-masing memiliki 20 kursi dan 19 kursi di DPRD Jatim. ------------------ Laporan : Riko Abdiono-Ibnu F Wibowo, Editor: Ali Mahfud ------------------ Partai Golkar Jawa Timur mulai menjadi primadona jelang Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Terbukti, dua calon gubernur yang selama ini disebut-sebut cukup kuat suaranya di Jawa Timur, semuanya mendaftar di Partai berlogo Pohon Beringin ini. Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jatim Freddy Purnomo mengakui ada beberapa nama yang mengambil formulir pendaftaran di dewan pengurus pusat. Ini menambah sederet nama sebelumnya yang telah mendaftar di pengurus daerah. Jika di DPD PG Jatim ada nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Nurwiyatno, Kombes Pol Syafiin, Ridwan Hisjam dan Istu Hari Subagio. Begitu juga di DPP PG, ada nama Khofifah Indar Parawansa yang dipastikan sudah mendaftar untuk Pilgub Jatim. "Seandainya ada calon lain yang belum sempat mendaftar di daerah. Memang ada beberapa nama yang daftar di DPP. Pak Idrus (Sekjen DPP Partai Golkar) yang telpon, kemarin Minggu. Ada dua atau tiga orang yang mendaftar," ujar Freddy, Kamis (14/9/2017). Satu nama pasti yang diketahuinya mendaftar di DPP, kata Fredy adalah Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa. "Sekjen (Idrus Marham) cuman bilang Khofifah sudah daftar. Infonya gitu, ya saya percaya. Menurut saya ya tidak apa-apa itu kewenangannya," jelasnya. Hanya saja hingga sekarang, pihaknya belum mengambil sikap terkait pendaftaran sejumlah nama di DPP. Sehingga Golkar Jatim bisa dikatakan belum siap mendukung Khofifah Indar Parawansa di pilgub Jatim. Karena, di DPD PG Jatim juga ada tahapan pilgub yang diikuti 5 bakal calon. “Belum ada arahan lebih lanjut. Ini masih tunggu. Saya tanya ke Sekjen, apa tindak lanjut petunjuk di Jatim, SMS saya belum dibales,"papar Ketua Komisi A DPRD Jatim ini. DPP Miliki Kewenangan Diakuinya, pengurus pusat memang memiliki kewenangan sebagaimana juklak nomor 6. Dimana disebutkan didalamnya bahwa pendaftaran atau penjaringan di daerah dipersilahkan. Karena memang ini kewenangan daerah. Namun, terlepas dari itu, DPP juga memiliki kewenangan melakukan penjaringan. Sehingga pendaftaran lewat pengurus pusat tetap bisa dilakukan. "Saya belum rapat rekomendasi nanti (dukungan) ke siapa. Kami masih tunggu Jakarta (DPP, red). Rapat soal Pilkada masih awal Oktober mendatang dengan DPP," bebernya. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Jatim Harun Al Rasyid membenarkan jika Khofifah telah mendaftar resmi ke DPP Partai Golkar. Menurut Harun, DPP Golkar memberitahu DPD Golkar Jatim kalau Khofifah sudah bertemu Ketua DPP Golkar Setnov, setelah menghadap Presiden Jokowi, dan langsung mendaftar ke DPP Golkar sebagai cagub Jatim 2018. Sehingga, lanjut dia, segala proses penjaringan yang juga telah dilakukan oleh DPD Golkar Jatim untuk selanjutnya menjadi domain dari DPP Golkar. “Tim Pilkada Jatim telah melaporkan seluruh proses penjaringan yang dilakukan DPD,” ungkapnya Sebelumnya, Khofifah saat ditemui di Surabaya mengungkapkan dirinya sudah melakukan komunikasi intensif dengan beberapa Ketua Umum Partai Politik. Khofifah beralasan, Pilgub Jatim ini keputusannya adalah kewenangan di DPP. Beberapa Ketum Parpol yang sudah ditemui Khofifah itu antara lain, Susilo Bambang Yudhoyono (Partai Demokrat), Surya Paloh (Partai Nasdem), Romahurmuzy (PPP), Oesman Sapta Odang (Partai Hanura) dan Setya Novanto (Partai Golkar). “Saya sudah bicara (soal pilgub Jatim) dengan Ketum dan Sekjen,” ujar Khofifah. Belum Ada Instruksi Sementara itu, seorang sumber di DPP Partai Hanura juga membenarkan bahwa Khofifah Indar Parawansa sudah bertemu dengan Ketua Umum Oesman Sapta Oddang (OSO), terkait pilgub Jatim. Dari pertemuan itu, sudah dipastikan bahwa Pak Oso pasti mendukung Khofifah. “Instruksi Pak Oso, Bu Khofifah itu pasti. Karena Partai-partai di DPP juga sudah pasti dukung Bu Khofifah. Ini kan bu Khofifah bermain cantik agar semua orang dibuat penasaran,” ungkap politisi yang namanya minta namanya tidak dikorankan ini. Namun Ketua DPD Partai Hanura Jatim Kelana Aprilianto mengaku belum mendapat instruksi apapun dari Ketum DPP Hanura Oesman Sapta Odang soal Cagub Khofifah. “Saya belum dapat informasi. Saya cuma diperintahkan sama Ketum untuk maju calon wakil gubernur Jatim,” terang Kelana. Terpisah, Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyafak Noer mengaku belum mendengar kabar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendekati DPP untuk menggalang dukungan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. “Tidak apa-apa kalau Khofifah memang ngomong seperti itu (sudah bersilaturahmi dengan ketum PPP Romahurmuzzy dan sekjen). Sejauh ini saya belum mendengar informasi apa-apa,” kata Musyafak, kemarin. Rekom PDIP Di lain pihak, informasi internal dari PDI-Perjuangan menyebutkan tanggal 26 September nanti, PDI Perjuangan akan mengumumkan Cawagub yang diberikan rekomendasi oleh Ketua Umum PDI-Perjuangan. Informasinya, DPP PDIP akan menunjuk Bupati Banyuwangi Azwar Anas menjadi Cawagub untuk mendampingi Gus Ipul. Dikonfirmasi di kampus Universitas Airlangga, Kamis (14/9), Azwar Anas mendengar informasi tersebut. Namun, sebagai kader partai, saat ini dirinya masih menunggu keputusan Ketua Umum PDIP. “Posisi saya saat ini masih pasif. Saya menunggu keputusan secara resmi dari Ibu Ketum. Jadi, saya belum bisa bersikap lebih lanjut,” kata Azwar Anas singkat. Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Sri Untari juga masih bungkam. Hanya saja, Untari membeberkan bahwa keputusan final akan dibuka pada akhir bulan ini. “Itu sesuai dengan perkataan Pak Sekjen kemarin. Tapi, kembali lagi, Ibu Ketum kadang memiliki selera-selera khusus tersendiri untuk menentukan hari pengumumannya,” kata Untari ketika dihubungi melalui sambungan telepon. Terkait dengan nama Azwar Anas sebagai Cawagub, Untari mengaku bahwa hal tersebut menjadi hak prerogative Ketua Umum. “Siapapun nama yang keluar nanti, itu adalah hak dari Ibu Ketum secara mutlak,” tambahnya. Disinggung dengan status Anas yang juga bisa dikatakan merepresentasikan NU, Untari mengatakan bahwa duet Gus Ipul-Anas yang sama-sama dari kalangan NU tidak akan menjadi masalah bagi PDIP. Meskipun, diatas kertas, mayoritas kader akar rumput dari partai berlogo banteng tersebut adalah kaum nasionalis. n
Tag :

Berita Terbaru

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal…

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Mengawali tahun 2026, PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) meresmikan Wealth Center terbarunya di Surabaya. Kehadiran fasilitas ini …

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto dan Wamenkeu Thomas Djiwandono, Bereaksi     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Isu perombakan atau re…

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perseteruan antara Dokter Richard Lee dan Doktif, soal produk dan layanan kecantikan, berbias. Doktif, tarik Komisi Yudisial (KY),…

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menekankan…

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Solo - Pihak Paku Buwono (PB) XIV Purbaya kembali mengajukan permohonan perubahan nama usai sebelumnya ditolak oleh di Pengadilan Negeri (PN)…