Modus Baru, Narkoba Beredar Lewat Deodorant

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengedar narkoba yang satu ini bisa dibilang cukup licin. Bayangkan saja, sejak beroperasi bulan Mei 2017 lalu, pengedar ini baru tertangkap pada Jumat (11/9/2017) kemarin. Betapa tidak, selama mengedarkan narkoba, pengedar ini menggunakan cara baru. Yaitu menyimpan narkobanya di dalam botol deodoran model roll on. Pengedar itu bernama Hari Supriyanto (44) warga Pucang, Gubeng Surabaya. Hari sendiri menjadi buruan anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, setelah mereka menangkap dua pengguna aktif bernama Rizal dan Roby. Darisanalah, keduanya mengaku membeli narkoba jenis sabu dari Hari. Pergerakan Hari pun terus dipantau. Hingga akhirnya Jumat (11/9/2017) sekitar pukul 22.00 Wib. Dia disergap di tempat kosnya di Jalan Siwalankerto Surabaya. "Saat kami sergap, kami hanya mendapati 12 poket sabu seberat 9,02 gram yang hendak dikirim tersangka (Hari, red) kepada pembeli," sebut Wakasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo, Senin (18/9/2017). Dari penyergapan itulah, Hari pun dikeler menuju safe house (tempat penyimpanan) barang bukti narkoba yang selama ini diedarkannya. Hari kemudian mengaku menyimpannya di kos kosan keduanya. Yaitu di Perum Makarya Binangun, Waru Sidoarjo. Dan benar, disini, petugas mendapati 14 paket sabu siap edar seberat 66,65 gram dan 10 butir ekstasi. "Total narkoba jenis sabu yang kami sita ada 75,67 gram. Diantara sabu siap edar, disembunyikan tersangka di dalam botol deodoran jenis roll on. Ini modus tersangka saat bertransaksi untuk menghindari kecurigaan kami," beber Kompol Anton. Kompol Anton juga menyatakan, jika Hari merupakan pengedar narkoba yang dikendalikan oleh seorang bandar narkoba yang saat ini sedang menjalani hukuman di Rutan Medaeng. Atas dasar itu, pihaknya akan memastikan siapa bandar yang dimaksud Hari untuk melakukan pengembangan berikutnya. Sementara Hari mengaku, dirinya membeli narkoba tersebut dengan cara ranjau. Namun Hari tak menampik jika dia berkomunikasi dengan sang bandar melalui HP. "Setelah saya membayar, saya mengambil barang narkoba yang sudah ditentukan oleh dia (bandar, red). Jadi saya tidak pernah bertatap muka sama sekali," aku Hari. Pekerja freelance di sebuah catering di Surabaya ini juga mengaku, sekali membeli narkoba, jumlahnya cukup lumayan. Untuk sabu biasanya 100 gram sekali beli. Sedangkan untuk ekstasi, sekali beli antara 10 hingga 20 butir. bkr
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…